Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
AkuSign Gandeng BSSN dan Komdigi Amankan Tanda Tangan Digital
SHARE:

Jakarta – Penyedia layanan tanda tangan elektronik tersertifikasi, AkuSign, resmi memperkuat komitmen keamanan transaksi digital nasional. Langkah ini diwujudkan melalui acara bertajuk "AkuSign Experience Day" yang digelar beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dalam perhelatan tersebut, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) berizin ini mengumpulkan para regulator, pelaku usaha, hingga asosiasi industri. Mereka bersama-sama merumuskan sistem pertahanan dokumen yang kebal hukum dan sesuai regulasi.

AkuSign juga secara resmi menggandeng Asosiasi IT Indonesia (AITI) sebagai mitra strategis. Sinergi ini diluncurkan untuk merespons pertumbuhan kilat transformasi digital yang diikuti lonjakan kasus kejahatan siber.

Banyak masyarakat masih menempelkan gambar scan tanda tangan di dokumen PDF. Praktik ini sama sekali tidak memiliki kekuatan hukum dan sangat rawan dimanipulasi.

"Penerapan sistem keamanan yang kuat, perlindungan data, serta penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan digital," tegas Sulistyo, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah dan Pembangunan Manusia BSSN.

Sulistyo mengingatkan penguatan tata kelola keamanan informasi harus segera dijadikan pondasi utama. Hal ini penting untuk pembangunan ekosistem digital di sektor bisnis maupun pemerintahan.

Martha Simbolon, S.T., dari Direktorat Keamanan Informasi KOMDIGI membeberkan data pertumbuhan nilai pasar ekonomi digital Indonesia. Pertumbuhan positif ini memicu kemunculan ancaman siber generasi baru yang lebih canggih.

Ancaman tersebut mulai dari manipulasi dokumen fisik hingga penipuan berbasis AI seperti deepfake. Sesuai UU ITE, penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) tidak tersertifikasi bisa berakibat fatal.

Kontrak digital yang menggunakan TTE tidak sah otomatis batal demi hukum. Proses pembuktiannya di pengadilan pun akan sangat sulit dilakukan.

Oleh karena itu, kolaborasi antara regulator dan penyedia teknologi sangat krusial. Tujuannya menciptakan ruang transaksi digital yang aman sekaligus sesuai regulasi negara.

Menjawab tantangan masa depan, AkuSign hadir membawa jajaran solusi berstandar tinggi. Platform ini dirancang terintegrasi ke dalam sistem bisnis perusahaan besar maupun institusi pemerintahan.

Layanan digital yang ditawarkan sangat variatif dan bisa disesuaikan kebutuhan. Mulai dari penyediaan Sertifikat Pribadi untuk eksekutif hingga Sertifikat Perusahaan yang sah.

Ada juga fitur Sertifikat E-Seal untuk otomatisasi dokumen massal seperti invoice. Serta Bulk Signing Solution yang bisa menandatangani ribuan berkas sekaligus dalam satu alur kerja.

Ketangguhan sistem AkuSign tidak lepas dari dukungan ekosistem induknya, ASABA Innotech. Perusahaan ini sudah berpengalaman di bidang solusi digital, layanan IT, dan cybersecurity.

Kombinasi legalitas hukum yang kuat dan payung teknologi mutakhir membuat posisi AkuSign semakin kokoh. Para pelaku bisnis kini bisa fokus mengembangkan usaha tanpa cemas pemalsuan dokumen.

Untuk memperkuat keamanan, penting memahami beda gambar scan dan tanda tangan digital. Sertifikat resmi memiliki kekuatan hukum yang diakui negara.

Kolaborasi dengan BSSN dan Komdigi memastikan setiap dokumen digital terlindungi. Hal ini menjadi langkah strategis membangun ekosistem digital yang aman dan tepercaya.

Dengan ekosistem serba aman ini, pelaku bisnis bisa bertransaksi digital tanpa khawatir. Keamanan dokumen kini menjadi prioritas utama dalam kolaborasi lintas sektor.

SHARE:

Bocoran iOS 27: Desain Siri Baru dan Aplikasi Kamera Canggih

Review Fitbit Air: Pelacak Hampir Sempurna, AI Health Coach Bermasalah