Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Annecy 2026 Dibuka dengan World Premiere Minions & Monsters
SHARE:

Jakarta — Annecy International Animation Film Festival 2026 resmi dibuka pada Minggu, 21 Juni, dengan pemutaran perdana dunia film animasi terbaru dari Universal Pictures, Minions & Monsters. Festival tahun ini digelar di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda kota tepi danau di Prancis tersebut.

Suhu udara mencapai 36 derajat Celsius pada sore hari, mendorong para pengunjung untuk mencari kesejukan di dalam ruang bioskop dan aula acara yang dilengkapi pendingin udara. Annecy akan berlangsung hingga Sabtu, 27 Juni, dengan suhu diprediksi tetap berada di kisaran pertengahan hingga akhir 30 derajat Celsius sepanjang pekan.

Cuaca panas terlihat dimanfaatkan peserta festival dengan berdatangan ke air mancur di sekitar kota, sementara yang lain langsung menceburkan diri ke danau untuk mendinginkan tubuh. Suasana ini menjadi pemandangan umum di tengah perhelatan akbar animasi dunia tersebut.

Pada upacara pembukaan di venue utama Bonlieu, direktur artistik Marcel Jean menyambut sutradara Minions & Monsters, Pierre Coffin, serta CEO Illumination, Chris Meledandri. Keduanya diundang ke panggung untuk mengungkapkan plakat jejak tangan mereka yang akan ditempatkan di venue baru Cité d’Animation.

“Tidak ada tempat lain di dunia yang lebih kami inginkan untuk pemutaran perdana Minions & Monsters selain di Annecy,” ujar Meledandri dalam sambutannya. “Ini memberi kami kesempatan untuk menghormati imajinasi dan kesenian. Malam ini saya bisa berbagi apresiasi atas semua perhatian yang dicurahkan ke setiap bingkai film ini oleh ratusan seniman di Illumination Studios.”

Acara malam pembukaan juga dihadiri oleh sineas terkenal Guillermo del Toro. Beberapa pembicara dalam upacara tersebut mengulangi pepatah del Toro bahwa “animasi bukanlah sebuah genre.” Delegasi umum Festival Cannes, Thierry Fremaux, juga turut hadir dalam kesempatan itu.

Dominique Puthod, presiden badan penyelenggara festival CITIA, menyampaikan pidato penuh semangat yang membela kebebasan artistik dan keberagaman di tengah berbagai tantangan, termasuk kecerdasan buatan atau AI. Ia menekankan pentingnya model animasi Eropa yang unik.

“Animasi Prancis dan Eropa saat ini diakui di seluruh dunia karena didasarkan pada keseimbangan antara kebebasan artistik, dukungan terhadap kreasi, keterbukaan internasional, dan keberagaman perspektif,” kata Puthod. “Model inilah yang memungkinkan lahirnya karya-karya unik. Ini tentang mempertahankan kemampuan kolektif kita untuk menceritakan dunia secara berbeda.”

Puthod menambahkan bahwa Cité d’Animation yang dibuka pada Jumat, 19 Juni, merupakan tempat untuk “pertemuan, kreasi, dan keterbukaan terhadap sesama.” Ia pun mengakhiri pidatonya dengan ajakan, “Jadi, mari percaya pada para seniman.”

Wali Kota Annecy, Antoine Armand, berjanji akan meningkatkan pendanaan untuk budaya di saat sektor tersebut sedang diserang. “Kami percaya pada budaya dan itulah mengapa kami memutuskan bahwa di tahun-tahun mendatang, di Annecy, kami akan mendukung budaya, kami akan meningkatkan dana untuk budaya karena ketika budaya diserang di seluruh dunia, kami harus membelanya,” tegas Armand.

“Ketika budaya terancam, ia perlu dilindungi.” Armand juga mengenang sineas Iran-Prancis, Marjane Satrapi, sutradara film animasi Persepolis, yang meninggal dunia awal bulan ini pada usia 56 tahun. “Dia mengingatkan kita bahwa kebebasan bukanlah sesuatu yang diberikan dan tidak akan pernah menjadi begitu,” ujar Armand, mengutip buku Satrapi, Woman, Life, Freedom.

Dengan sekitar 18.400 peserta festival yang diharapkan hadir sepanjang pekan—setara dengan tahun lalu—kota ini tampak ramai pada hari pembukaan. Festival tahun ini digelar dua pekan lebih lambat dibanding tahun-tahun sebelumnya karena KTT G7 yang berlangsung di dekat Annecy pada pekan lalu.

Penundaan jadwal tersebut menyebabkan festival bertabrakan dengan kedatangan wisatawan musim panas serta perayaan Fête de la Musique pada 21 Juni. Ratusan orang memadati jalan-jalan untuk menyaksikan pertunjukan musik dadakan dari berbagai genre di seluruh kota.

Pemutaran kompetisi hari ini di Annecy antara lain menampilkan film A New Dawn karya Yoshitoshi Shinomiya dan Nobody karya Shui Yu. Festival ini juga menjadi wadah diskusi tentang topik-topik industri termasuk AI dan masa depan animasi.

Festival ini juga menjadi ajang untuk membahas isu-isu industri seperti AI dan masa depan animasi. Para peserta dapat mengikuti berbagai sesi diskusi yang membahas dampak teknologi terhadap dunia animasi.

Annecy 2026 diharapkan dapat terus menjadi platform bagi para animator dan sineas untuk berbagi karya serta ide. Dengan dukungan dari berbagai pihak, festival ini siap menyajikan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua penggemar animasi.

SHARE:

Spidey Tracker Samsung Hadir Sambut Spider-Man: Brand New Day

Toy Story 5 Cetak Rekor Box Office di Pekan Perdana