Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Arista Resmikan 20 Dealer BYD dan DANZA, Ada Flash Charging 1.500 kW
SHARE:

Jakarta, Technologue.id - Arista Group resmi memperluas jaringan kendaraan listrik di Tanah Air dengan meresmikan 20 dealer BYD dan DANZA secara serentak. Ekspansi ini bukan hanya menyasar wilayah Jakarta atau Pulau Jawa, tetapi juga menjangkau Sulawesi dan Kalimantan. Langkah tersebut menandai komitmen Arista dalam memperkuat ekosistem kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) di Indonesia.

Salah satu titik yang mencuri perhatian adalah Arista BYD dan DANZA PIK 2. Dealer ini sudah dilengkapi teknologi pengisian daya Flash Charging. Kehadirannya menjadi simbol kesiapan infrastruktur pengecasan di kawasan pengembangan gaya hidup urban tersebut. Fasilitas megah ini pun menjadi pembeda dibanding dealer lain yang baru diresmikan.

Ekspansi ini dinilai sejalan dengan pertumbuhan pasar NEV yang kian pesat. Hingga September 2026, pangsa pasar NEV di Indonesia mencapai 26% dari total pasar otomotif nasional. Angka itu melonjak tajam dibandingkan posisi sekitar 2% pada 2023. Artinya, penerimaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru meningkat lebih dari 13 kali lipat dalam periode tersebut.

Hingga kini, BYD dan DANZA telah mendapatkan kepercayaan lebih dari 110.000 keluarga Indonesia. Konsumen tersebut tersebar dari wilayah timur hingga barat Nusantara. Pertumbuhan basis pengguna ini menjadi fondasi kuat bagi Arista untuk terus memperluas jaringan layanan. Dengan begitu, akses konsumen terhadap kendaraan listrik semakin merata.

Untuk mendukung pertumbuhan pasar, Arista Group meresmikan 20 titik dealer baru BYD dan DANZA. Setelah ekspansi ini, jaringan Arista Group mencapai lebih dari 45 lokasi di berbagai wilayah Indonesia. Langkah tersebut tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan. Arista juga memperkuat akses konsumen terhadap layanan purna jual dan dukungan penggunaan kendaraan listrik.

Chairman Arista Group, Hartono Sohor, menegaskan bahwa ekspansi ini memiliki tujuan lebih luas. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap transisi energi hijau. Menurutnya, kehadiran dealer baru bukan sekadar penambahan jumlah titik penjualan. Ada misi besar yang ingin diwujudkan bersama BYD di pasar otomotif nasional.

"20 dealer baru BYD dan DANZA di Indonesia, bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan wujud nyata kesiapan Arista Group bersama BYD untuk memimpin revolusi energi hijau secara masif dan mendekatkan mobilitas masa depan bagi masyarakat Indonesia," kata Hartono.

Sebagai satu dari 20 jaringan dealer yang resmi hadir, Arista BYD dan DANZA PIK 2 menempati lokasi strategis. Dealer ini berada di Kavling Commercial Manhattan Signature No. 7–9, Jalan Laksamana Yos Sudarso, PIK 2, Kosambi Timur, Kabupaten Tangerang, Banten. Bangunannya berdiri di atas lahan seluas 3 hektare dengan konsep modern dan futuristik. Lokasinya selaras dengan karakter PIK 2 sebagai kawasan pengembangan gaya hidup urban.

Selain itu, akses menuju diler tergolong praktis karena pintu keluar jalan tol dapat dijangkau dalam hitungan menit. Hal ini memudahkan pelanggan dari Jakarta dan kawasan perkotaan sekitarnya. Arista BYD dan DANZA PIK 2 juga menghadirkan layanan 3S, yaitu Sales, Service, dan Spare Parts. Dengan layanan tersebut, pelanggan bisa mengakses kebutuhan penjualan, perawatan, dan suku cadang dalam satu lokasi.

Fasilitasnya mencakup showroom eksekutif yang menampilkan berbagai model BYD. Tersedia pula area khusus MPV premium DANZA dengan suasana yang dirancang nyaman bagi pelanggan. Pelanggan juga bisa menikmati Premium Customer Lounge dengan fasilitas makanan dan minuman. Sementara itu, area service bay didukung teknologi modern dan teknisi bersertifikasi resmi.

Salah satu fasilitas yang paling mencuri perhatian adalah teknologi BYD Flash Charging. Teknologi ini diperkenalkan untuk pasar Indonesia pada 14 Oktober 2026 dan tepatnya tersedia di dealer DANZA PIK 2. Sistem tersebut menawarkan daya pengisian hingga 1.500 kW. Kemampuan ini membuat kendaraan BYD atau DANZA yang sudah menggunakan Blade Battery 2.0 dapat siap digunakan dalam lima menit untuk pengisian 10-70%. Sementara pengisian penuh dari kondisi 10-97% hanya butuh sembilan menit. Teknologi ini menjadi jawaban atas kekhawatiran soal waktu pengisian kendaraan listrik.

Selain Flash Charging, dealer ini menyediakan empat unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan teknologi fast charging. Pelanggan juga dapat berkonsultasi mengenai pemasangan perangkat home charging di rumah. Dukungan tersebut terhubung dengan ekosistem Arista Power untuk membantu kebutuhan pengisian daya pelanggan. Dengan demikian, layanan tidak hanya tersedia ketika konsumen mengunjungi diler.

Ekspansi jaringan ini mencakup wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra, Kepulauan Riau, hingga Kalimantan. Berikut daftar 20 titik diler yang diresmikan: DANZA PIK 2, BYD PIK 2, BYD Daan Mogot, BYD Hasyim Ashari, BYD Modernland, BYD Summarecon Serpong, BYD Cinere, BYD Sentul, BYD Bandung Suci, BYD Purwakarta, BYD Sukabumi, BYD Sidoarjo, BYD Malang, BYD Batam, BYD Panam, BYD Bengkulu, BYD Padang, BYD Tangerang, BYD Palangkaraya, dan BYD Martapura.

Kehadiran jaringan tersebut memperluas akses konsumen terhadap kendaraan dan layanan kedua merek. Arista Group juga ingin menjaga kualitas pengalaman pelanggan setelah pembelian kendaraan. Langkah ini menjadi penting di tengah persaingan pasar kendaraan listrik yang semakin ketat. Apalagi, performa penjualan BYD di kawasan regional terus menunjukkan tren positif.

Selain menambah jumlah jaringan dealer, BYD Motor Indonesia juga terus berupaya membangun infrastruktur ketersediaan charging station. Karena itulah, selain menyediakan layanan Fast Charging dan Ultra Fast Charging, kini BYD Indonesia akan menambah dengan Flash Charging. Hal tersebut diungkapkan Luther T. Panjaitan, Head of Marketing PR & Government Relation PT BYD Motor Indonesia. Menurutnya komitmen BYD bukan hanya pada penjualan mobil, tapi juga ekosistem kendaraan listrik.

"Salah satu ekosistem yang penting adalah charger. Ekosistem pengecasan ini adalah salah satu yang jadi permasalahan di kendaraan listrik," katanya. Sebab saat ini kondisinya, pertumbuhan populasi kendaraan listrik tidak dibarengi perkembangan ekosistem pengecasan. "BYD mencoba mengatasi masalah ini dengan satu teknologi baru yaitu Flash Charging. Agar waktu pengecasan pemilik mobil listrik jadi semakin cepat," kata Luther.

Teknologi ini sekarang sudah ada di 10 titik dealer BYD dan DANZA, termasuk Arista BYD dan DANZA PIK 2. "Titik-titik ini akan berkembang terus karena kita sedang negosiasi dengan provider pengecasan yang ada. Mudah-mudahan target kita paling tidak awal tahun depan sudah 100 titik Flash Charging," tutup Luther. Dengan demikian, ekspansi dealer dan infrastruktur pengecasan berjalan beriringan untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

SHARE:

Film Perayaan Pertama Tayang 2027, Ladya Cheryl Comeback ke Layar Lebar

Belanja Online Dorong Prospek Industri Kemasan Indonesia 2026