Jakarta – Industri Artificial Intelligence (AI) di Indonesia semakin bergairah. Kali ini, brand teknologi lokal Axioo resmi memperkuat langkahnya dengan menggandeng PT Primacom Interbuana atau Primacom untuk membangun ekosistem AI lokal terintegrasi berbasis infrastruktur dalam negeri.
Kolaborasi strategis ini diumumkan langsung oleh PT Tera Data Indonusa Tbk melalui brand Axioo. Acara tersebut turut dihadiri mitra teknologi global seperti AMD, Intel, dan NVIDIA.
Langkah ini menandai transformasi besar Axioo dari perusahaan hardware menjadi technology and AI solution provider. Perusahaan kini fokus menghadirkan solusi AI enterprise berbasis kedaulatan data Indonesia.
Presiden Direktur Axioo Indonesia, Michael Sugiarto mengatakan bahwa AI kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan. Menurutnya, AI sudah menjadi kebutuhan utama bisnis saat ini.
“AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi kebutuhan bisnis hari ini. Kami melihat adanya kebutuhan besar akan solusi AI yang relevan dengan kebutuhan enterprise Indonesia, memiliki kontrol data yang lebih baik, serta didukung infrastruktur lokal yang kuat,” ujar Michael.
Baca Juga:
Selama lebih dari 30 tahun, Axioo dikenal sebagai pemain lokal di industri perangkat komputasi nasional. Kini perusahaan mulai memperluas fokus bisnisnya ke pengembangan AI computing infrastructure, software AI, hingga solusi enterprise berbasis data center.
Melalui kerja sama ini, Axioo dan Primacom akan mengembangkan Enterprise AI Platform. Platform tersebut dirancang khusus untuk kebutuhan perusahaan di Indonesia.
Solusi yang ditawarkan mencakup berbagai fitur penting. Mulai dari agentic workflow automation, enterprise knowledge intelligence, hingga AI powered market intelligence system.
Tidak hanya itu, platform ini juga mendukung integrasi ERP dan database perusahaan. Fitur lainnya termasuk pengelolaan dokumen internal dan otomasi workflow bisnis.
Menariknya, platform AI ini dibangun menggunakan pendekatan sovereign AI infrastructure. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan memiliki kontrol lebih tinggi terhadap keamanan data, kepatuhan regulasi, dan kebutuhan komputasi AI berskala besar.
Direktur Primacom, Domy K. Santoso menyebut kebutuhan AI enterprise saat ini bukan hanya soal penggunaan model AI. Teknologi tersebut harus dapat terintegrasi langsung dengan sistem bisnis perusahaan secara aman dan scalable.
“Bersama Axioo, kami ingin menghadirkan solusi AI yang benar-benar enterprise-ready dan dibangun untuk kebutuhan industri Indonesia,” jelas Domy.
Axioo juga memperkenalkan lini hardware AI terbaru untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari AI PC, AI Workstation, hingga AI Server untuk enterprise dan data center.
Pengembangan perangkat ini didukung teknologi GPU dan computing platform dari AMD, Intel, serta NVIDIA. Tujuannya agar mampu menghadirkan performa AI tinggi dan scalable.
Salah satu teknologi yang menjadi sorotan adalah GPU terbaru AMD Instinct MI350X Series. GPU ini dirancang untuk mendukung AI training, inference, hingga enterprise AI workload skala besar di lingkungan data center modern.
General Manager APAC AMD, Alexey Navolokin mengatakan bahwa meningkatnya adopsi AI di kalangan enterprise Indonesia membuat kebutuhan infrastruktur AI berperforma tinggi semakin penting. AMD sendiri mengaku bangga dapat berkolaborasi dengan Axioo dalam menghadirkan solusi AI generasi terbaru melalui portofolio GPU AMD Instinct dan ekosistem open software miliknya.
Kolaborasi Axioo dan Primacom menjadi bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat posisi Indonesia di industri AI global. Dengan dukungan jaringan distribusi nasional, manufaktur lokal, serta pengalaman panjang di industri teknologi, Axioo menargetkan solusi AI mereka dapat digunakan oleh sektor enterprise, pendidikan, hingga pemerintahan.
Michael menegaskan bahwa masa depan AI tidak boleh hanya dimiliki perusahaan global semata. Indonesia juga harus memiliki platform dan infrastruktur AI sendiri yang dibangun sesuai kebutuhan lokal. Peluncuran lini AI terbaru ini sekaligus menjadi tonggak baru Axioo dalam mendukung pengembangan kedaulatan data Indonesia dan mempercepat terbentuknya ekosistem developer nasional yang terintegrasi.
Dengan langkah ini, Axioo berharap dapat mendorong adopsi AI di berbagai sektor. Perusahaan juga ingin memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam AI economy global.
Bagi pelaku industri yang tertarik dengan perkembangan AI di Indonesia, kolaborasi ini menjadi sinyal positif. Ke depannya, ekosistem blockchain dan AI diharapkan dapat berjalan beriringan untuk mendukung transformasi digital nasional.
Tak hanya itu, pengembangan infrastruktur AI lokal juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kedaulatan data. Dengan solusi yang dibangun di atas infrastruktur dalam negeri, perusahaan dapat lebih leluasa mengelola data sensitif mereka.
Axioo optimistis langkah ini akan membawa dampak positif bagi industri teknologi Tanah Air. Perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar lokal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan AI di Indonesia, Anda dapat menyimak wawasan masyarakat terhadap ekosistem teknologi yang terus berkembang.