Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Bisnis Cip AI Dorong Samsung Cetak Rekor Laba
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Samsung Electronics mencatatkan kinerja keuangan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Raksasa teknologi Korea Selatan ini membukukan laba operasional sebesar 107,4 triliun won Korea atau setara Rp 1.700 triliun, didorong lonjakan permintaan cip memori untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI).

Dalam laporan terbarunya, Samsung menyebut pendapatan perusahaan tumbuh 14% dibandingkan kuartal sebelumnya. Pencapaian ini juga menjadikan Samsung sebagai perusahaan teknologi pertama di dunia yang mencatatkan laba operasional kuartalan menembus 100 triliun won, menurut siaran pers perusahaan.

Bisnis cip memori menjadi penyumbang utama pencapaian tersebut. Divisi Device Solutions (DS), yang menangani bisnis semikonduktor, membukukan pendapatan konsolidasi sebesar 147,1 triliun won dengan laba operasional mencapai 106,5 triliun won.

Kinerja tersebut didorong meningkatnya penjualan memori berbandwidth tinggi atau High Bandwidth Memory (HBM4) serta SSD untuk server. Komponen ini banyak dibutuhkan untuk mendukung infrastruktur AI dan pusat data.

Samsung memperkirakan permintaan cip memori akan terus meningkat seiring hadirnya platform prosesor (CPU) dan pengolah grafis (GPU) generasi baru. Perusahaan juga memprediksi permintaan yang didorong AI akan melampaui kemampuan pasokan industri, termasuk hingga 2026.

Seiring meningkatnya permintaan, Samsung turut memperbesar investasi untuk memperkuat kapasitas produksinya.

Belanja modal perusahaan pada kuartal tersebut mencapai 29 triliun won, naik 12,2 triliun won dibandingkan kuartal sebelumnya. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, angkanya meningkat 19,8 triliun won.

Sebagian besar dana tersebut, yakni 27,2 triliun won, dialokasikan untuk divisi Device Solutions. Sementara itu, Samsung Display Corporation menerima investasi sebesar 1,1 triliun won.

Investasi ini menjadi bagian dari upaya Samsung memperkuat bisnis semikonduktor di tengah meningkatnya kebutuhan komponen untuk pengembangan AI.

Berbeda dengan bisnis cip memori, divisi ponsel Samsung Mobile eXperience (MX) bersama Networks Business mencatatkan kinerja yang lebih menantang.

Kedua divisi tersebut membukukan pendapatan konsolidasi sebesar 37,7 triliun won, tetapi masih mengalami kerugian operasional sebesar 600 miliar won.

Samsung berencana memperbaiki kinerja bisnis ponselnya pada kuartal keempat melalui penjualan perangkat kelas atas dan produk ekosistem baru. Perusahaan juga menyiapkan strategi untuk 2027 dengan berfokus pada ponsel flagship serta menghadirkan inovasi dari sisi perangkat keras dan desain.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing Samsung di pasar ponsel pintar.

Kinerja positif juga terlihat pada bisnis System LSI dan foundry Samsung. Pendapatan meningkat berkat penjualan chipset kelas atas dan sensor gambar beresolusi 200 megapiksel (MP).

Samsung memperkirakan permintaan terhadap teknologi manufaktur cip 2 nanometer (nm) dan 4 nm akan mendukung pertumbuhan bisnis berikutnya. Perusahaan juga menargetkan peningkatan pesanan untuk chip yang digunakan dalam pemrosesan AI.

Pabrik Samsung di Taylor, Texas, Amerika Serikat, diperkirakan mulai beroperasi pada 2027. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mendukung ekspansi bisnis semikonduktor perusahaan.

Sementara itu, Samsung Display Corporation mencatatkan pendapatan sebesar 8 triliun won dan laba operasional 1,1 triliun won. Permintaan layar untuk ponsel pintar premium masih kuat dan diperkirakan meningkat selama musim belanja akhir tahun.

SHARE:

Meta Bikin Robot Humanoid untuk Bantu Pekerjaan Rumah, Ini Wujudnya

Data 11,7 Juta Pengguna Capcom Bocor