vivo secara resmi mengonfirmasi kehadiran seri vivo X500 yang akan diluncurkan pada September 2026. Jajaran smartphone terbaru ini akan menjadi penerus seri vivo X300 dan diperkirakan membawa peningkatan besar, terutama pada kemampuan kamera dan perekaman video.
Seri tersebut akan terdiri dari vivo X500, vivo X500 Pro, dan vivo X500 Pro Max.
Informasi mengenai perangkat ini disampaikan melalui unggahan di Weibo oleh Han Boxiao, Manajer Produk vivo. Ia sekaligus mengungkap sejumlah teknologi kamera yang akan menjadi andalan seri X500.
Salah satu fitur yang paling menarik adalah kamera utama pada vivo X500 Pro.
Menurut Han Boxiao, smartphone tersebut akan menggunakan kamera utama ZEISS Ultra Dynamic yang mengandalkan sensor khusus bernama Phantom 900.
Sensor ini dikembangkan melalui kerja sama antara Sony dan tim pencitraan Blueprint vivo. vivo mengklaim sensor tersebut memiliki rentang dinamis hingga 17EV.
Rentang dinamis yang tinggi memungkinkan kamera menangkap lebih banyak detail pada area terang dan gelap dalam satu frame. Teknologi tersebut terutama berguna ketika pengguna merekam atau mengambil gambar dalam kondisi pencahayaan yang memiliki perbedaan ekstrem.
Tidak hanya fotografi, sensor Phantom 900 juga dirancang untuk kebutuhan videografi.
vivo X500 Pro disebut mampu melakukan perekaman video slow-motion 4K pada 240fps.
Dengan jumlah frame yang sangat tinggi, pengguna dapat menghasilkan video gerakan lambat dengan detail yang lebih halus ketika diputar pada kecepatan normal.
Selain itu, perangkat juga mendukung HDR 4K 120fps. Kombinasi resolusi tinggi, frame rate tinggi, dan HDR tersebut menunjukkan bahwa vivo ingin membawa kemampuan perekaman video smartphone semakin dekat dengan kebutuhan produksi konten profesional.
Fitur tersebut juga memperkuat fokus vivo pada kemampuan video sinematik yang menjadi salah satu nilai jual utama seri X500.
Sementara itu, vivo X500 Pro Max akan membawa peningkatan pada sistem stabilisasi kamera.
Kamera belakang utamanya disebut mendukung stabilisasi gambar optik (OIS) 3°. Selain itu, seri ini juga diklaim menawarkan stabilisasi kelas profesional dengan standar CIPA 7.0.
Stabilisasi yang lebih kuat dapat membantu pengguna menghasilkan foto dan video yang lebih stabil ketika memotret dengan tangan, terutama saat bergerak atau merekam dalam kondisi cahaya rendah.
Bagi pengguna yang sering membuat konten menggunakan smartphone, peningkatan tersebut berpotensi memberikan perbedaan yang cukup terasa dalam kualitas hasil rekaman.
Meski kemampuan kamera menjadi salah satu fokus utama, vivo tidak hanya memberikan peningkatan di sektor fotografi dan video.
Seri X500 juga disebut akan membawa pembaruan pada performa, sistem operasi, dan layar.
vivo belum mengungkap seluruh spesifikasi perangkat. Perusahaan diperkirakan akan membagikan lebih banyak informasi mengenai jajaran X500 dalam beberapa hari mendatang menjelang peluncuran resminya.