Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
GAC Pamer Baterai Antibakar dan Robotaxi di Guangzhou
SHARE:

Jakarta – GAC Indonesia baru saja menyelesaikan kunjungan strategis ke pusat riset global GAC Group di Guangzhou, China. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (22/4/2026) ini menjadi bagian dari rangkaian agenda menjelang Beijing Auto Show 2026.

Kunjungan ini bertujuan mendalami teknologi otomotif mutakhir yang akan dipersiapkan untuk pasar Indonesia. GAC memamerkan ekosistem otomotif terintegrasi, mulai dari keamanan baterai kendaraan listrik hingga kecerdasan buatan dalam berkendara.

Salah satu teknologi paling krusial yang diperkenalkan adalah Magazine Battery Technology. Teknologi ini dikembangkan secara khusus untuk mengatasi risiko kebakaran pada kendaraan listrik.

Melalui kombinasi struktur tahan panas, sistem pendingin canggih, dan pemantauan real-time via Battery Management System (BMS), baterai ini diklaim memiliki standar keselamatan tinggi. Evolusi terbarunya hadir melalui Magazine Battery Technology 2.0 yang membawa peningkatan signifikan.

Versi 2.0 ini dilengkapi fitur self fire-extinguishing atau pemadam api mandiri. Fitur ini dirancang untuk meminimalkan risiko thermal runaway yang bisa memicu kebakaran.

Selain itu, GAC juga memamerkan riset solid-state battery yang digadang sebagai masa depan EV. Teknologi ini menawarkan kepadatan energi lebih besar namun tetap aman digunakan.

Tak hanya perangkat keras, GAC juga memperlihatkan kapabilitas perangkat lunak melalui ekosistem ADiGO atau AI Driving Intelligent System. Di dalamnya terdapat teknologi ADiGO PILOT yang mencakup kemampuan kemudi otonom seperti robotaxi.

Teknologi ini juga mencakup fitur parkir pintar seperti Automated Valet Parking dan Home Parking Assist. Fitur tersebut memungkinkan kendaraan bermanuver mandiri tanpa intervensi pengemudi.

Visi GAC dalam menghadirkan mobilitas ramah lingkungan dan cerdas semakin jelas. Perkembangan robotaxi dari berbagai produsen memang menarik untuk dicermati.

Sebagai perbandingan, Drama Robotaxi Tesla menunjukkan tantangan realisasi teknologi ini di lapangan. Begitu pula dengan Kepala Program Tesla yang kabur, membuat masa depan Cybercab dipertanyakan.

Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia, menekankan pentingnya pemahaman teknologi ini. “Kunjungan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana GAC mengembangkan teknologi kendaraan, mulai dari aspek keselamatan baterai, sistem cerdas, hingga kesiapan implementasinya dalam produk,” ujar Iqbal.

“Hal ini penting untuk memastikan teknologi yang dihadirkan relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia,” pungkasnya. Rombongan juga meninjau dua fasilitas produksi utama GAC.

Fasilitas pertama adalah GAC Trumpchi Factory yang fokus memproduksi kendaraan ICE, Hybrid (HEV), dan Plug-in Hybrid (PHEV). Pabrik ini menggunakan sistem otomatisasi tinggi dalam proses produksinya.

Proses pengelasan di pabrik tersebut sudah menggunakan pemindaian mesin dan sistem adaptif. Teknologi ini menjamin akurasi tinggi dalam setiap proses manufaktur.

Fasilitas kedua adalah GAC AION Factory yang menjadi pusat produksi kendaraan listrik murni. Pabrik ini menerapkan konsep manufaktur cerdas untuk mendukung efisiensi produksi massal.

Melalui rangkaian kunjungan ini, GAC Indonesia berkomitmen mengakomodasi strategi global "In Local, For Local". Artinya, teknologi global GAC akan disesuaikan dengan karakteristik dan infrastruktur di Indonesia.

"Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk mempercepat pemahaman terhadap teknologi global GAC serta memastikan kesiapan produk yang akan dihadirkan di Indonesia ke depan," pungkas Iqbal.

SHARE:

Penjualan Chery Anjlok di Maret 2026, Turun Hingga 45 Persen

Strategi Gen Z dan Senior Menang Bersama di Era AI