Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Gemini di Android Dapat Tampilan Baru dan Fitur Edit File
SHARE:

Jakarta, Technologue.id – Google kembali menghadirkan pembaruan untuk aplikasi Gemini di perangkat Android. Perubahan kali ini terbilang kecil secara visual, tetapi menyentuh dua aspek penting: tampilan antarmuka overlay dan pengelolaan berkas di dalam aplikasi. Pembaruan tersebut dilaporkan mulai hadir di perangkat Android yang mendukung layanan asisten AI Google tersebut.

Menurut laporan 9to5Google, aplikasi Gemini untuk Android menerima sejumlah peningkatan pada pekan ini. Salah satu yang paling terlihat adalah perubahan pada overlay Gemini yang muncul saat pengguna mengaktifkan asisten AI Google di perangkat Android. Tampilan tersebut kini hadir dengan gaya yang lebih menonjol dibandingkan sebelumnya.

Secara spesifik, bilah pencarian berbentuk pil atau pill-shaped search bar kini memiliki tepi yang diburamkan atau blurred edges. Selain itu, terdapat elemen pusaran warna atau swirls of color yang melengkapi tampilan bilah pencarian tersebut. Elemen-elemen ini membuat overlay Gemini lebih mudah dibedakan dari ikon-ikon aplikasi di layar utama pengguna.

Perubahan visual ini sejatinya bukan hal yang benar-benar baru. Google pertama kali memperkenalkan desain tersebut pada perangkat Pixel 11. Namun, berdasarkan laporan 9to5Google, tampilan anyar itu kini sudah tersedia di seluruh perangkat Android yang mendukung, bukan lagi eksklusif untuk lini Pixel terbaru.

Selain urusan tampilan, Google juga menyematkan peningkatan fungsional yang cukup berarti pada pengelolaan berkas. Mengacu pada unggahan di blog resmi Google, pengguna kini dapat membuat, melihat pratinjau, serta mengedit berkas langsung di dalam jendela obrolan Gemini. Kemampuan ini memperluas peran Gemini dari sekadar asisten percakapan menjadi ruang kerja kecil di dalam aplikasi.

Dalam praktiknya, saat sedang mengobrol dengan Gemini, pengguna bisa membuka sebuah berkas dalam mode layar penuh dan mengeditnya sesuai kebutuhan. Pengguna juga dapat menyorot atau highlight teks tertentu untuk kemudian mengajukan pertanyaan kepada Gemini mengenai bagian teks tersebut. Fitur ini memungkinkan interaksi yang lebih kontekstual antara pengguna dan asisten AI.

Google turut menonjolkan kemampuan membuat dan mengedit slide deck untuk presentasi secara langsung di dalam Gemini. Dengan begitu, pengguna tidak perlu berpindah aplikasi hanya untuk menyusun materi presentasi sederhana. Kemampuan ini menegaskan arah pengembangan Gemini sebagai alat yang semakin dinamis dan berguna dalam sejumlah situasi.

Meski demikian, rangkaian pembaruan ini memang bukan perubahan yang berskala besar. 9to5Google menilai kedua peningkatan tersebut tidak termasuk pembaruan paling seismik atau mengguncang. Kendati begitu, keduanya tetap menjadi tanda bahwa Gemini terus berkembang menjadi lebih dinamis dan bermanfaat bagi penggunanya.

Pembaruan pada sisi antarmuka menunjukkan bahwa Google mulai menyeragamkan pengalaman penggunaan Gemini di berbagai perangkat Android. Sebelumnya, pengguna perangkat non-Pixel harus menunggu lebih lama untuk merasakan desain terbaru. Kini, overlay dengan tepi buram dan pusaran warna itu disebut sudah tersedia di semua perangkat Android yang didukung.

Sementara itu, fitur pengelolaan berkas di dalam jendela obrolan berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan dokumen sehari-hari. Alih-alih membuka aplikasi terpisah, pengguna dapat menyelesaikan pekerjaan ringan langsung dari antarmuka Gemini. Mulai dari membuka berkas, mengedit isinya, hingga bertanya soal bagian teks tertentu, semuanya bisa dilakukan dalam satu tempat.

Kemampuan menyusun slide presentasi di dalam Gemini juga relevan bagi pengguna yang sering bekerja dengan materi rapat atau paparan. Google menyebut fitur ini memungkinkan pembuatan dan penyuntingan slide secara cepat tanpa meninggalkan jendela percakapan. Dengan demikian, Gemini kian menempatkan diri sebagai pendamping produktivitas, bukan hanya alat tanya jawab.

Perlu dicatat, informasi ini bersumber dari laporan 9to5Google dan unggahan blog resmi Google. Keduanya tidak menyebutkan jadwal peluncuran bertahap secara rinci untuk tiap wilayah. Namun, laporan tersebut menegaskan bahwa perubahan overlay kini menjangkau seluruh perangkat Android yang mendukung, sementara fitur berkas tersedia melalui pembaruan aplikasi.

Bagi pengguna yang ingin memanfaatkan fitur-fitur ini, pembaruan aplikasi Gemini di Android menjadi kunci utama. Pengalaman menggunakan asisten AI Google pun tampak semakin terintegrasi dengan kebutuhan sehari-hari, mulai dari tampilan yang lebih menonjol hingga pengelolaan dokumen di dalam obrolan. Sejumlah pembaruan lain juga terus bergulir di ekosistem Android, seperti yang dirangkum dalam fitur baru Android.

Perkembangan Gemini sendiri tidak lepas dari ekspansi perangkat yang mendukungnya. Sejumlah perangkat Galaxy terbaru disebut turut menghadirkan pengalaman Gemini yang lebih luas, termasuk melalui Gemini Notebook di perangkat lipat Samsung. Hal ini menunjukkan bahwa Google terus memperluas jangkauan asisten AI-nya ke berbagai lini perangkat.

Di sisi lain, Google juga aktif memperbarui model AI di balik Gemini. Perusahaan pernah memperkenalkan model AI Gemini terbaru sebagai bagian dari pengembangan berkelanjutan. Pembaruan tampilan dan fitur berkas di aplikasi Android menjadi pelengkap dari upaya tersebut di tingkat pengalaman pengguna.

Dengan perubahan ini, Gemini di Android tampil lebih menonjol secara visual sekaligus lebih fungsional dalam pengelolaan berkas. Meski kecil, langkah tersebut memperlihatkan komitmen Google menjadikan Gemini lebih dinamis dan berguna dalam berbagai situasi. Pengguna dapat memantau pembaruan aplikasi untuk merasakan langsung perubahan tersebut.

SHARE:

Osaka Tampilkan Ekosistem Fintech di Singapore FinTech Festival 2026

SMK Nusantara dan MAN 1 Sukabumi Juara AXIS Nation Cup 2026