Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Google Siapkan Lazy Loading Video dan Audio untuk Performa Chrome Makin Gesit
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Google dilaporkan sedang menyiapkan fitur lazy loading untuk elemen video dan audio di Chrome demi meningkatkan performa browsing pengguna. Fitur ini akan membuat media tidak langsung dimuat hingga benar-benar diperlukan sehingga halaman web bisa terbuka jauh lebih cepat.

Selama ini Chrome sudah menerapkan lazy loading pada gambar dan iframe, tetapi video serta audio masih dimuat sejak awal membuka halaman. Dengan perubahan baru ini, Chrome akan memperluas strategi optimasi performa agar konsumsi data, RAM, dan CPU menjadi lebih efisien.

Baca Juga: Terungkap Desain Baru Dynamic Island di iPhone 18 Pro

Secara teknis, fitur ini bikin browser menunda pemuatan file media berat hingga pengguna menggulir layar atau benar-benar berinteraksi dengan konten tersebut. Pendekatan ini mengurangi beban bandwidth, mempercepat time-to-first-paint, serta meningkatkan pengalaman pengguna terutama pada perangkat mobile dan jaringan terbatas.

Implementasi lazy loading media juga dinilai penting karena video kini menjadi konten dominan di internet, mulai dari berita hingga media sosial. Dengan teknologi ini, situs yang penuh konten video dapat tampil lebih ringan tanpa mengorbankan kualitas streaming saat pengguna mulai memutar konten.

Google diperkirakan mendorong fitur ini sebagai bagian dari strategi Web Performance Initiative yang fokus meningkatkan Core Web Vitals situs global. Langkah ini juga memberi keuntungan bagi pengembang web karena dapat meningkatkan skor performa dan SEO tanpa perubahan besar pada struktur situs.

Baca Juga: Bocoran Desain Oppo Pad Mini Muncul Sebelum Rilis

Dampaknya terhadap industri web cukup besar karena Chrome menguasai pangsa pasar browser global, sehingga standar baru ini berpotensi menjadi praktik umum lintas platform. Browser lain, seperti Edge dan Safari kemungkinan akan mengikuti tren yang sama demi menjaga konsistensi pengalaman pengguna.

Kehadiran lazy loading video dan audio menunjukkan komitmen Google untuk membuat web lebih cepat, ringan, dan hemat data bagi miliaran pengguna. Jika implementasi berjalan mulus, pengalaman browsing masa depan diprediksi akan terasa jauh lebih responsif dibandingkan sebelumnya.

SHARE:

Fujifilm Luncurkan Kamera Instan Analog instax mini 13 di Indonesia

Fujifilm Rilis Warna Jet Black untuk Kamera Instax WIDE 400 di Indonesia