Bayangkan sebuah pesta mewah di Manhattan. Tamu-tamunya adalah nama-nama besar dari panggung politik global, raja-raja keuangan, dan bintang-bintang Hollywood yang paling bersinar. Di tengah kerumunan itu, seorang pria dengan senyum samar menjadi pusat perhatian. Dia bukan produser film atau sutradara ternama, tetapi Jeffrey Epstein, seorang finansial terpidana kasus perdagangan seks. Bagaimana jaringan sosialnya yang gelap bisa menjangkau begitu dalam ke jantung industri hiburan?
Kasus Epstein telah lama melampaui narasi kriminal biasa, berubah menjadi cermin retak yang memantulkan hubungan rumit antara kekuasaan, uang, dan akses eksklusif. Sementara fokus utama sering tertuju pada lingkaran politik dan ilmiahnya, dokumen Departemen Kehakiman AS yang terus dirilis perlahan mengungkap lapisan lain: sebuah jaringan sosial yang melibatkan selebritas, mogul media, dan "penyelamat" krisis terkemuka di Hollywood. Mereka bukan terdakwa dalam operasi kriminalnya, tetapi keberadaan nama-nama mereka dalam email, undangan, dan percakapan santai menimbulkan pertanyaan yang mengganggu tentang batas antara pergaulan sosial dan pengetahuan diam-diam.
Dari makan malam intim hingga permintaan bantuan yang ganjil, dari diskusi bisnis hingga lelucon yang meragukan, interaksi ini membentuk mozaik hubungan yang kompleks. Beberapa figur tampak dekat, berbagi keluhan tentang citra publik mereka yang bermasalah. Lainnya mungkin hanya kenalan santai yang kebetulan berada di orbit yang sama. Namun, dalam bayang-bayang kejahatan Epstein yang mengerikan, setiap nama yang muncul membawa serta beban pertanyaan. Mari kita telusuri lebih dalam tokoh-tokoh hiburan yang namanya tercatat dalam badai skandal Epstein.
Dari Sutradara hingga Publisis: Hubungan Dekat di Upper East SideBeberapa hubungan yang terungkap menunjukkan tingkat kedekatan yang signifikan, melampaui sekadar kenalan di pesta. Woody Allen dan Soon-Yi Previn, pasangan yang tinggal di Upper East Side dan menjadi tetangga Epstein, dikabarkan memiliki hubungan yang cukup akrab. Dokumen DOJ mengungkapkan bahwa Epstein bahkan mengatur tur pribadi ke Gedung Putih untuk pasangan ini di akhir masa pemerintahan Obama dan membantu putri mereka masuk ke Bard College. Dalam sebuah email bernada sarkastik, Previn menulis, "Woody bilang ketika Bechet membakar sekolah, mereka akan berterima kasih padamu."
Interaksi mereka mencerminkan pertukaran keluhan tentang kehidupan publik yang penuh tekanan. Allen sendiri pernah memuji pesta makan malam Epstein dalam sebuah email tahun 2016, dengan deskripsi yang cukup mengganggu: "selalu menarik dan makanannya mewah dan berlimpah. Banyak hidangan, banyak pilihan, banyak makanan penutup, dilayani dengan baik. Saya katakan dilayani dengan baik, sering kali oleh beberapa pelayan profesional dan sama seringnya oleh beberapa wanita muda yang mengingatkan pada Castle Dracula di mana