Jakarta – LG Electronics tengah menghadapi gelombang kritik tajam dari pengguna setianya. Pasalnya, raksasa elektronik asal Korea Selatan ini diduga memasang iklan pop-up secara otomatis di layar TV dan monitor mereka.
Kontroversi ini pertama kali mencuat pada 17 Juli lalu. Seorang pemilik monitor gaming LG mengeluhkan kemunculan iklan pop-up untuk perangkat lunak antivirus McAfee di layar monitornya.
Pengguna dengan akun wexos itu meluapkan kekesalannya melalui platform X. Ia memperingatkan publik untuk tidak membeli monitor LG karena perangkat tersebut secara otomatis mengunduh aplikasi yang memunculkan iklan.
Kanal YouTube Gamers Nexus kemudian menyelidiki laporan tersebut. Mereka menemukan bahwa monitor LG UltraGear menginstal program bernama LG Monitor App Install setelah terhubung ke PC Windows.
Program tersebut, menurut laporan PCMag, menyarankan pengguna untuk menginstal aplikasi lain. Iklan pop-up untuk perangkat lunak McAfee Scam Detector pun kerap muncul tanpa diminta.
Kasus ini langsung menarik perhatian eksekutif Microsoft. Pavan Davuluri, EVP for Windows and Devices, merespons langsung keluhan pengguna tersebut.
Tak lama kemudian, Davuluri mengumumkan bahwa Microsoft telah turun tangan. LG pun setuju untuk menonaktifkan iklan pop-up yang mengganggu tersebut.
LG sendiri memberikan pernyataan resmi kepada Windows Latest. Pihaknya menegaskan bahwa McAfee tidak diinstal secara otomatis tanpa persetujuan eksplisit pengguna.
Namun, masalah iklan ini ternyata tidak hanya terjadi pada monitor gaming. Tom Warren dari The Verge juga mengkritik LG karena menampilkan iklan di layar utama TV miliknya.
Ia menyampaikan kritik pedas melalui akun X pribadinya. Keluhan ini menunjukkan bahwa praktik serupa juga terjadi di lini produk TV LG.
Bahkan, divisi LG Ad Solutions sempat membanggakan hal ini. Dalam acara IAB NewFronts pada Maret lalu, mereka menyebut layar utama TV sebagai tempat ideal untuk menayangkan iklan video.
Laporan Adweek mengungkapkan bahwa LG menghadirkan pengalaman layar utama yang mulus. Iklan video layar penuh terintegrasi langsung ke antarmuka TV LG sejak pertama kali dinyalakan.
Baca Juga:
LG bukan satu-satunya merek yang menerapkan praktik ini. Amazon Echo Show juga terkenal menampilkan iklan yang tidak bisa dinonaktifkan oleh pengguna.
Samsung pun sempat menuai kritik karena menayangkan iklan di pintu kulkas pintar mereka. Iklan tersebut muncul untuk serial Apple TV berjudul Pluribus.
Namun, iklan pop-up selalu memicu kemarahan khusus di kalangan pengguna internet. Kecepatan respons LG terhadap protes publik kali ini patut dicatat.
Pertanyaannya kini, apakah langkah ini cukup untuk menghentikan praktik serupa di masa depan? Mashable telah menghubungi LG untuk menanyakan strategi periklanan mereka.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan lebih lanjut dari pihak LG. Publik pun menanti komitmen nyata perusahaan untuk tidak lagi mengganggu kenyamanan pengguna.