Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Light Phone Buka Program Developer untuk LightOS
SHARE:

Jakarta – Light Phone, perusahaan teknologi asal Brooklyn, Amerika Serikat, resmi mengumumkan program developer untuk sistem operasi LightOS. Langkah ini menjadi terobosan baru bagi pengguna ponsel minimalis yang ingin menambahkan aplikasi khusus ke perangkat mereka.

Program developer ini akan diluncurkan pada Mei 2025 mendatang. Dengan adanya program ini, siapa pun dapat membuat "Tools" atau alat yang mereka butuhkan untuk digunakan di Light Phone III.

Kaiwei Tang, CEO dan salah satu pendiri Light Phone, mengungkapkan bahwa banyak pengguna yang meminta fitur tambahan. "Saya tidak bisa menghitung berapa banyak orang yang kembali kepada kami dan berkata, 'Hei, jika saja kalian punya pemindai kode QR ini, jika saja kalian punya aplikasi lokal ini,' mereka akan bisa menggunakan Light Phone lebih sering," ujar Tang kepada WIRED.

Light Phone dikenal sebagai salah satu pemain utama di pasar ponsel minimalis. Perangkat ini dirancang untuk orang-orang yang merasa terlalu bergantung pada teknologi dan ingin mengurangi waktu menatap layar ponsel pintar.

Sejak 2014, Light Phone telah membuat perangkat yang fokus pada utilitas. Generasi pertama hanya bisa menelepon dan menerima panggilan, sementara generasi kedua menambahkan fitur navigasi. Kini, Light Phone III hadir dengan hardware yang lebih modern namun tetap mempertahankan kesederhanaannya.

Komunitas Light Phone sudah lama melakukan modifikasi pada perangkat mereka. Beberapa anggota bahkan telah membuat aplikasi sendiri, seperti klien Spotify, penyimpan kartu anggota gym, hingga aplikasi jadwal bus dan kereta.

Dengan adanya software developer kit (SDK) resmi, proses pembuatan aplikasi akan jauh lebih mudah. Menariknya, pengembang tidak perlu memiliki Light Phone III untuk membuat Tools, meskipun aplikasi tersebut hanya bisa dijalankan di perangkat terbaru ini.

Joe Hollier, salah satu pendiri Light Phone, menyebut program ini sebagai undangan bagi pengguna yang selama ini ragu. "Ini adalah undangan bagi banyak pengguna yang telah kami dengar selama bertahun-tahun yang belum mengambil keputusan karena mereka menginginkan kustomisasi semacam ini," kata Hollier.

Langkah ini juga menjadi respons terhadap kebijakan Google yang semakin memperketat platform Android. Google baru-baru ini mewajibkan pengembang aplikasi di luar Play Store untuk melalui proses verifikasi demi alasan keamanan.

Light Phone akan melakukan seleksi sendiri untuk Tool Library, yaitu semacam toko aplikasi milik Light Phone yang akan diluncurkan pada musim gugur tahun ini. Namun, pengembang tetap bisa membuat aplikasi tanpa harus masuk ke dalam Tool Library.

Pengguna Light Phone III dapat menjelajahi Tool Library dan menginstal aplikasi yang sudah tervalidasi. Jika ada aplikasi yang tidak masuk dalam daftar resmi, pengguna masih bisa mengaktifkan mode developer untuk memasang aplikasi apa pun yang mereka inginkan.

Hollier menegaskan bahwa aplikasi yang tidak sesuai dengan visi ponsel minimalis tidak akan masuk ke Tool Library. "Jika seseorang membuat Tool yang tidak terasa selaras, kami tidak akan memberkatinya di perpustakaan kami," ujarnya.

Alasan penolakan bisa karena masalah keamanan, legal, atau karena aplikasi tersebut bertentangan dengan konsep ponsel minimalis. Misalnya, klien Spotify bisa menimbulkan masalah hukum jika di-hosting di platform Light Phone.

Tang mengatakan bahwa Tool Library sangat berbeda dengan toko aplikasi milik Google dan Apple. Tidak ada iklan, perusahaan tidak menjual data pengguna, dan semua Tools gratis. Ke depannya, mungkin akan ada fitur tip untuk para kreator.

Light Phone juga ingin membuat proses pengembangan aplikasi sesederhana mungkin. Tim pengembang berharap anak-anak pun bisa belajar membuat aplikasi di platform ini, tentu dengan izin orang tua.

Beberapa aplikasi yang sudah dibuat komunitas antara lain penyetem gitar, metronom, aplikasi jalur pendakian, dan aplikasi cuaca. Pengguna juga meminta aplikasi autentikasi dua faktor dan aplikasi transportasi umum.

Light Phone juga sedang mengembangkan Tools baru untuk menguji SDK, termasuk Tool Signal yang memungkinkan pengguna Light Phone III menggunakan klien pesan terenkripsi. Soal ketersediaan perangkat, Tang mengatakan tarif tahun lalu sempat menunda peluncuran, tapi musim panas ini stok akan tersedia untuk dikirim langsung.

Sebuah studi dari Stanford University yang diterbitkan pada April lalu menemukan bahwa pengguna yang beralih ke ponsel minimalis berhasil mengurangi penggunaan ponsel dan media sosial. Namun, perubahan positif dalam kesejahteraan psikologis hanya terlihat pada partisipan yang memiliki motivasi tinggi.

SHARE: