Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Lintas Teknologi Rayakan 25 Tahun, Bahas Kesiapan Indonesia Hadapi Era AI
SHARE:

Jakarta - PT Lintas Teknologi Indonesia menggelar Lintas Teknologi Solutions Day 2026 untuk membahas kesiapan Indonesia menghadapi perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Forum ini mempertemukan pemerintah, operator telekomunikasi, perusahaan teknologi, dan pelaku industri digital.

Mengusung tema AI Is Ready. Are You Part of It?, acara tersebut digelar di Royale Jakarta Golf Club, Halim Perdanakusuma, Jakarta. Kegiatan ini sekaligus menandai 25 tahun perjalanan Lintas Teknologi Indonesia dalam menyediakan solusi integrasi sistem dan teknologi, khususnya di industri telekomunikasi.

Dalam forum tersebut, para pemangku kepentingan membahas pentingnya regulasi yang jelas, infrastruktur digital yang memadai, serta kesiapan talenta untuk mendukung penerapan AI di Indonesia.

President Director PT Lintas Teknologi Indonesia, Muhamad Paisol, mengatakan pemanfaatan AI tidak cukup hanya mengandalkan teknologi. Diperlukan kolaborasi berbagai pihak agar teknologi tersebut dapat diterapkan sesuai kebutuhan industri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Sebagai system integrator, Lintas Teknologi Indonesia (LTI) mengambil peran untuk mengorkestrasi berbagai kapabilitas teknologi dan menghubungkannya dengan kebutuhan industri," ujar Paisol.

Menurutnya, teknologi harus diintegrasikan menjadi solusi yang relevan dan dapat diterapkan, bukan sekadar menghadirkan inovasi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyoroti pentingnya infrastruktur telekomunikasi dalam mendukung perkembangan AI. Jaringan yang andal dibutuhkan untuk menunjang pertukaran data, komputasi cloud, hingga pengembangan aplikasi berbasis AI.

Karena itu, kesiapan Indonesia perlu didukung peningkatan kualitas konektivitas, perluasan jaringan broadband, serta kerja sama antara pemerintah dan industri.

Selain infrastruktur, regulasi yang adaptif juga diperlukan agar inovasi AI dapat berkembang dengan tetap memperhatikan keamanan dan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengingatkan bahwa perkembangan AI akan membawa perubahan terhadap pola hidup, interaksi sosial, dan ekspresi budaya.

Ia menilai penerapan AI perlu mengedepankan pendekatan human-centered AI, yakni menempatkan manusia sebagai pusat pengembangan dan pemanfaatan teknologi.

Fadli juga menyoroti peluang penggunaan AI untuk mengoptimalkan kekayaan budaya Indonesia melalui digitalisasi, pengembangan konten budaya, dan pemanfaatan kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) sebagai potensi pertumbuhan ekonomi budaya.

Lintas Teknologi Solutions Day 2026 turut menghadirkan sejumlah pelaku industri telekomunikasi dan teknologi. Mereka antara lain Indra Mardiatna selaku Direktur Network Telkomsel, Honesti Basyir selaku Direktur dan Chief Strategy and Execution Officer Indosat Ooredoo Hutchison, serta Sayan Banerjee selaku Chief Analytics & AI Officer XLSmart.

Forum ini juga menghadirkan perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital, Telkom, serta Lintas Teknologi Indonesia untuk membahas perkembangan AI dari sisi kebijakan dan kebutuhan industri.

Dalam penerapannya, AI membutuhkan dukungan kualitas data, kompetensi talenta, serta pemilihan kasus penggunaan atau use case yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan pelanggan.

Untuk memperlihatkan perkembangan teknologi tersebut, acara ini menghadirkan pameran teknologi dan customer showcase yang melibatkan Nokia, ZTE, Cohesity, AWS, HPE, Qualcomm, TrendAI, Arista, dan Xfusion.

Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XLSmart juga tercantum dalam agenda customer showcase untuk menampilkan kapabilitas AI.

Selain konferensi dan pameran, Lintas Teknologi Solutions Day 2026 menjadi momentum penandatanganan dua kerja sama strategis dengan Ambit Geospatial Solution dan VoteeAI.

Kerja sama dengan Ambit Geospatial Solution berfokus pada penjajakan peluang pengembangan infrastruktur AI yang aman, penerapan geospatial AI atau GeoAI untuk perencanaan kota pintar (smart city), serta pengembangan talenta digital lokal.

Penandatanganan dilakukan oleh Muhamad Paisol dan Eric C. P. Yau, Co-Founder & CEO Ambit Geospatial Solution.

Sementara itu, kerja sama dengan VoteeAI diarahkan untuk mendukung pengembangan talenta dan ekosistem inovasi AI di Indonesia. Kegiatannya mencakup edukasi komunitas, demonstrasi produk, penguatan kemampuan internal, serta penjajakan penerapan AI di sektor telekomunikasi.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Muhamad Paisol dan Pak-Sun Ting, Co-Founder & CEO VoteeAI.

Melalui kedua kolaborasi ini, Lintas Teknologi berupaya menghubungkan kebutuhan industri dengan solusi AI yang relevan, sekaligus memperkuat kemampuan sumber daya manusia dalam mengadopsi teknologi tersebut.

SHARE:

OPPO Reno X Siap Tantang Ponsel Flagship

Pengguna Tokenized Stocks dan ETF AS Naik 68% pada Kuartal III 2026