Technologue.id, Tangerang — Mini Morris milik Achun Owen sukses mencuri perhatian setelah meraih gelar NMAA Ultimate Builder di Indonesia Modification Expo (IMX) 2026. Kemenangan ini menjadi salah satu sorotan utama dalam ajang modifikasi yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang. Selama tiga hari, ribuan petrol head memadati Hall 1, 2, dan 3 untuk menikmati berbagai karya modifikasi terbaik.
Tak hanya memamerkan mobil keren, IMX 2026 juga menjadi tempat berkumpulnya modifikator, komunitas, dan pelaku industri aftermarket dari berbagai negara Asia Tenggara. Gelar NMAA Ultimate Builder menjadi salah satu penghargaan paling dapat perhatian dalam rangkaian acara tersebut. Melalui penghargaan ini, National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) memberikan apresiasi kepada para builder lokal yang menghadirkan karya modifikasi berkualitas tinggi.
Mini Morris Achun Owen Rebut Gelar NMAA Ultimate Builder IMX 2026Persaingan menuju gelar tertinggi NMAA Ultimate Builder IMX 2026 berlangsung ketat. Dari ratusan mobil yang tampil, karya para peserta harus melewati proses kurasi sebelum mencapai babak penentuan. Pada akhirnya, Achun Owen yang mewakili Jakarta Morris Club berhasil membawa pulang gelar bergengsi tersebut.
Mobil Mini Morris tersebut sukses mengantarkan sang builder menjadi pemenang NMAA Ultimate Builder tahun ini. Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Achun Owen dan komunitasnya. Selain itu, hasil ini menunjukkan bahwa mobil dengan karakter klasik tetap bisa tampil menonjol di tengah beragam kreasi modifikasi modern.
IMX 2026 sendiri menghadirkan ratusan mobil modifikasi dengan gaya dan pendekatan berbeda. Setiap karya menawarkan kreativitas tersendiri, mulai dari pemilihan konsep hingga detail pengerjaan yang menjadi perhatian para juri. Antusiasme terhadap ajang ini sejalan dengan geliat industri otomotif nasional yang terus menghadirkan produk terbaru bagi pasar Indonesia.
Ratusan Mobil Bersaing, Juri Perhatikan Banyak AspekUntuk menentukan karya terbaik, juri mancanegara menilai berbagai aspek penting dalam dunia modifikasi. Penilaian tersebut mencakup inovasi, tingkat kepresisian pengerjaan, fungsionalitas, serta nilai estetika kendaraan. Dengan begitu, penilaian tidak hanya berfokus pada tampilan luar yang mencolok.
Para peserta juga perlu menunjukkan kualitas pengerjaan dan konsep yang matang agar karya mereka mampu bersaing di level tertinggi. NMAA Ultimate Builder pun menjadi lebih dari sekadar kontes memamerkan mobil modifikasi. Ajang ini memberi ruang bagi builder Indonesia untuk memperlihatkan kemampuan mereka di hadapan komunitas dan pelaku industri.
Menariknya, penentuan pemenang tahun ini juga menggunakan mekanisme pemungutan suara dari peserta terbaik. Cara tersebut memberikan peran langsung kepada para builder dalam memilih karya yang layak menyandang gelar utama. Pendekatan ini berbeda dari ajang serupa yang biasanya sepenuhnya mengandalkan penilaian juri.
Baca Juga:
Erwin selaku NMAA Ultimate Builder Director menjelaskan proses seleksi hingga penentuan pemenang. Ia menyebut penyelenggara menyeleksi sekitar 200 peserta sebelum menetapkan lima finalis terbaik. Proses kurasi dilakukan secara bertahap agar hanya karya terbaik yang lolos.
“Dari 200-an peserta Ultimate Builder, semua dikurasi secara ketat hingga menyisakan Top 5 atau 5 terbaik,” ujar Erwin. Kelima finalis kemudian naik ke panggung untuk memberikan suara kepada mobil yang mereka anggap paling unggul. Namun, setiap finalis tidak boleh memilih mobil miliknya sendiri dalam proses tersebut.
“Sehingga proses penentuan NMAA Ultimate Builder sepenuhnya diserahkan kepada peserta,” lanjut Erwin. Mekanisme ini membuat penentuan gelar utama melibatkan penilaian dari sesama peserta yang memahami proses membangun mobil modifikasi. Dengan demikian, pemenang tidak hanya mendapatkan pengakuan dari penyelenggara, tetapi juga apresiasi dari para builder lainnya.
Sistem voting antar-peserta ini dinilai lebih adil karena para finalis memahami betul tingkat kesulitan setiap pengerjaan. Mereka tahu detail mana yang membutuhkan effort lebih besar dan mana yang sekadar tempelan visual. Hal ini membuat gelar NMAA Ultimate Builder terasa lebih bermakna bagi penerimanya.
IMX 2026 Jadi Panggung Kreativitas Builder LokalKeberhasilan NMAA Ultimate Builder menjadi salah satu bukti pentingnya ajang modifikasi bagi perkembangan industri aftermarket Indonesia. Melalui acara seperti IMX, para builder memiliki kesempatan untuk memperkenalkan karya sekaligus membangun koneksi dengan komunitas dan pelaku industri. Jaringan ini penting untuk keberlanjutan karier para modifikator.
Selain itu, kehadiran juri mancanegara memberikan sorotan lebih luas terhadap kualitas karya yang tampil. Standar penilaian yang mencakup inovasi, presisi, fungsi, dan estetika juga mendorong peserta untuk memperhatikan setiap detail modifikasi. Standar tinggi ini perlahan mengangkat reputasi builder lokal di kancah regional.
IMX 2026 resmi menutup penyelenggaraannya pada 11 Oktober setelah berlangsung selama tiga hari di ICE BSD. Ribuan pengunjung yang hadir memperlihatkan antusiasme komunitas terhadap perkembangan dunia modifikasi dan gaya hidup otomotif. Ajang ini juga menjadi barometer tren modifikasi tahun depan.
Pada akhirnya, kemenangan Mini Morris milik Achun Owen menjadi penutup yang menarik dalam persaingan NMAA Ultimate Builder tahun ini. Prestasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa kreativitas builder lokal memiliki tempat penting dalam panggung modifikasi Asia Tenggara. Kemenangan ini diharapkan memacu builder lain untuk terus berkarya.
Bagi industri aftermarket, gelaran seperti IMX memperlihatkan besarnya potensi pasar gaya hidup otomotif di Indonesia. Semakin banyak komunitas yang terlibat, semakin luas pula ruang bagi inovasi teknologi dan produk pendukung yang menyertainya. Tidak heran bila ajang ini terus dinanti setiap tahunnya.
[ META_DESCRIPTION] Mini Morris milik Achun Owen menjuarai NMAA Ultimate Builder IMX 2026 di ICE BSD. Simak proses kurasi, mekanisme voting, dan sorotan builder lokal.