Technologue.id, Jakarta – Samsung Galaxy A57 dikabarkan sedang disiapkan sebagai penerus Galaxy A56, dan salah satu sorotan awalnya adalah rencana penggunaan panel OLED fleksibel yang membuka peluang desain bezel lebih ramping. Rumor ini juga menyebut Samsung mempertimbangkan sumber panel dari pemasok kedua di luar Samsung Display, dengan nama TCL CSOT yang disebut menawarkan biaya lebih rendah.
Secara teknis, OLED fleksibel biasanya mengganti substrat kaca dengan material berbasis plastik sehingga pabrikan punya ruang desain lebih lega, termasuk sisi bawah layar yang lebih seragam dan terlihat premium. Namun konsekuensinya, panel fleksibel lazimnya lebih mahal untuk diproduksi, dan di sinilah isu “negosiasi harga” Samsung dengan pemasok menjadi cerita penting di balik layar.
Baca Juga: Sinyal Kuat Peluncuran Moto X70 Air Pro, Motorola Siap Panaskan Persaingan
Laporan yang beredar menyebut Samsung meminta Samsung Display agar bisa menyediakan panel fleksibel pada kisaran biaya yang mendekati panel OLED rigid, sehingga harga jual kelas menengahnya tetap kompetitif. Pada saat yang sama, TCL CSOT dikabarkan menawarkan opsi panel dengan harga lebih rendah dibanding Samsung Display, yang kalau benar terjadi bisa jadi pertama kalinya CSOT memasok panel untuk lini Galaxy A-series.
Meski begitu, ada perbedaan detail antar laporan yang perlu kalian catat agar tidak salah paham, karena sebagian informasi menyebut panel dari CSOT bisa saja masih berbasis rigid OLED, bukan fleksibel. Artinya, sampai Samsung mengumumkan resmi, kalian sebaiknya menganggap isu “fleksibel vs rigid” ini sebagai rumor yang masih dinamis, sementara arah besarnya tetap sama, Samsung sedang membuka opsi pemasok panel.
Soal porsi pasokan, rumor menyebut Samsung Display tetap akan menjadi pemasok utama, sedangkan CSOT berpeluang mengisi sebagian kebutuhan panel untuk membantu efisiensi biaya produksi. Strategi seperti ini masuk akal untuk seri Galaxy A5x yang volumenya besar, karena perubahan kecil di komponen utama seperti layar bisa berdampak besar ke biaya total perangkat.
Baca Juga: Era Baru Smartphone Powerhouse, HONOR Power 2 Siap Melantai Bawa Baterai Bongsor
Menariknya lagi, ada indikasi jadwal rilis Galaxy A57 bisa maju, karena disebut-sebut Samsung mempertimbangkan jendela peluncuran lebih awal dari kebiasaan Maret atau April, dengan kemungkinan bergeser ke Februari 2026. Di sisi jejak pengembangan, Galaxy A57 juga disebut sempat terlihat pada server uji Samsung dan basis data IMEI dengan nomor model SM-A576B/DS, yang biasanya menandakan persiapan menuju tahap komersial.
Untuk sekarang, spesifikasi lain, seperti chipset, kamera, atau harga masih belum punya kepastian yang bisa kalian pegang sebagai fakta, sehingga fokus utamanya masih berkutat pada strategi layar dan rantai pasok. Kalau benar Samsung membawa OLED fleksibel ke A57 dengan biaya yang lebih efisien, dampaknya bisa terasa langsung ke desain, margin harga, dan posisi Galaxy A57 sebagai “mid-range rasa premium” di 2026.