Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
SEGA Rayakan 35 Tahun Sonic dengan Patung Porselen Rp112,5 Juta
SHARE:

Jakarta, Technologue.id – SEGA merayakan ulang tahun ke-35 Sonic the Hedgehog dengan cara yang tidak biasa. Alih-alih menggelar pesta meriah, perusahaan asal Jepang itu justru meluncurkan patung porselen premium berharga fantastis. Patung tersebut diberi nama Sonic the Hedgehog Arita Ware Infinite Blue. Produk ini hadir hasil kolaborasi SEGA dengan brand Jepang YOYOYO.

Infinite Blue bukan merchandise biasa yang dijual bebas di pasaran. YOYOYO memposisikannya sebagai karya kerajinan premium dengan produksi sangat terbatas. Menurut informasi resmi YOYOYO, hanya 50 unit patung yang diproduksi untuk kolektor di seluruh dunia. Kelangkaan tersebut sudah menjadi bagian dari konsep produk sejak awal.

Harga setiap unitnya tergolong fantastis untuk sebuah patung karakter video game. YOYOYO membanderol Infinite Blue seharga ¥1 juta atau sekitar Rp112,5 juta per unit. Angka itu menempatkan patung ini jauh di atas merchandise Sonic pada umumnya. Produk ini jelas menyasar kolektor kelas premium dengan daya beli tinggi.

YOYOYO mulai menjual Infinite Blue pada 9 Oktober 2026 di Jepang. Lima unit pertama tersedia dengan sistem first-come, first-served dalam pameran khusus Sonic. Pameran tersebut bertajuk SONIC the Exhibition – ACROSS GENERATIONS di Ikebukuro PARCO, Tokyo, Jepang. Lima pembeli pertama bisa langsung mendapatkan kesempatan memiliki patung super terbatas tersebut.

Sementara itu, 45 unit lainnya tersedia melalui sistem undian di YOYOYO Official Store. Menariknya, toko resmi tersebut juga menyediakan pengiriman untuk pembeli dari berbagai wilayah luar Jepang. Sistem undian membuat kesempatan memiliki patung ini terasa semakin eksklusif. Fans tidak bisa sekadar memasukkan barang ke keranjang lalu melakukan pembayaran seperti merchandise biasa.

Dari sisi desain, Infinite Blue memiliki ukuran sekitar 15,6 x 22,8 x 21,3 sentimeter. Patung ini menampilkan Sonic dalam pose berlari yang menjadi salah satu ciri khas karakter tersebut. Namun, bagian paling menarik justru muncul dari teknik pewarnaannya. Pembuat menggunakan gosu, yaitu pigmen mineral berbasis kobalt untuk menghasilkan warna biru khas.

Pigmen tersebut diaplikasikan pada porselen sebelum dilapisi menggunakan glasir. Menurut SEGA dan YOYOYO, teknik ini menghasilkan warna biru yang tidak mudah memudar. Warna tersebut sekaligus memperkuat identitas Infinite Blue sebagai produk kerajinan Jepang berkualitas tinggi. Karena itu, patung ini terasa berbeda dari merchandise karakter biasa yang hanya mengejar tampilan visual.

Proses pembuatan Infinite Blue juga menjadi bagian penting dari proyek kolaborasi ini. Proyek tersebut melibatkan dua kiln Jepang yang memiliki hubungan dengan tradisi Arita. Arita sendiri berada di Prefektur Saga dan terkenal sebagai salah satu pusat sejarah porselen Jepang. Tradisi tersebut membuat proyek Sonic ini punya sentuhan budaya yang jauh lebih kuat.

Desain patung merupakan hasil karya 224porcelain dengan menggabungkan tradisi Hizen Yoshida ware. Tradisi tersebut sudah berusia sekitar 400 tahun dan kemudian bertemu teknologi digital 3D. Sementara itu, proses pengecatan serta finishing dikerjakan oleh Riso Kiln. Kombinasi teknik tradisional dan teknologi modern membuat proses pembuatannya terasa semakin unik.

SEGA dan YOYOYO memang tidak menempatkan Infinite Blue sebagai merchandise ulang tahun biasa. Mereka justru mengembangkan patung ini sebagai karya kerajinan yang dapat diwariskan lintas generasi. Konsep tersebut juga mengikuti posisi Arita Ware sebagai produk seni dan kerajinan bernilai tinggi. Jadi, nilai patung ini bukan hanya berasal dari karakter Sonic yang populer.

Jumlah produksinya yang hanya 50 unit juga menjadi bagian penting dari konsep tersebut. Selain itu, pembeli mendapatkan sertifikat, alas, dan kotak kayu sebagai bagian dari paket. Dengan begitu, Infinite Blue hadir sebagai paket koleksi premium yang sangat eksklusif. Bagi kolektor Sonic, produk ini tentu menawarkan pengalaman berbeda daripada merchandise massal.

Perayaan 35 tahun Sonic the Hedgehog kali ini menunjukkan bagaimana karakter game bisa masuk ke dunia kerajinan premium. SEGA tidak sekadar menghadirkan produk baru, tetapi menggabungkan Sonic dengan tradisi porselen Jepang. Harga Rp112,5 juta memang membuat Infinite Blue bukan produk yang ramah kantong. Namun, jumlah 50 unit, proses tradisional, dan teknologi digital membuatnya menyasar pasar kolektor khusus.

Patung ini menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar pajangan karakter. Infinite Blue menjadi simbol pertemuan Sonic, seni porselen Jepang, serta tradisi Arita yang sudah berlangsung ratusan tahun. Bagi penggemar berat, produk ini bukan hanya barang koleksi, melainkan juga pernyataan budaya. SEGA pun membuktikan bahwa waralaba game legendaris bisa terus berevolusi di berbagai medium.

SHARE: