Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Snap PHK 1.000 Karyawan, Dorong Efisiensi dengan AI
SHARE:

Technologue.id, Jakarta –  Perusahaan teknologi Snap Inc. dilaporkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.000 karyawan, atau sekitar 16 persen dari total tenaga kerjanya. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI).

Keputusan tersebut diumumkan melalui memo internal yang diedarkan oleh CEO Evan Spiegel. Dalam memo itu, Spiegel juga menyampaikan bahwa lebih dari 300 posisi yang saat ini masih kosong akan ditutup, sehingga memperkuat strategi pengurangan biaya perusahaan.

Spiegel menyebut keputusan ini sebagai langkah yang sangat sulit, namun diperlukan untuk memastikan masa depan perusahaan. Ia memperkirakan kebijakan ini dapat menghemat lebih dari US$500 juta pada paruh kedua tahun 2026. Penghematan tersebut diharapkan dapat membantu Snap mencapai jalur yang lebih jelas menuju profitabilitas laba bersih.

Karyawan yang terdampak PHK telah diberitahu melalui email. Sementara itu, tim perusahaan yang berbasis di Amerika Utara diminta untuk bekerja dari rumah selama masa transisi. Snap juga menyatakan akan memberikan paket pesangon berupa gaji selama empat bulan, serta manfaat tambahan seperti layanan kesehatan dan tunjangan lainnya.

Dalam penjelasannya, Spiegel menekankan bahwa kemajuan pesat AI memungkinkan perusahaan untuk mengurangi pekerjaan yang bersifat repetitif, meningkatkan kecepatan kerja, serta memberikan dukungan yang lebih baik kepada komunitas pengguna, mitra, dan pengiklan. Ia juga mengungkapkan bahwa tim-tim kecil di Snap telah berhasil memanfaatkan teknologi AI untuk mendorong kemajuan signifikan dalam berbagai inisiatif, termasuk Snapchat+, peningkatan performa platform iklan, serta efisiensi infrastruktur Snap Lite.

Langkah ini bukan yang pertama bagi Snap. Pada tahun 2022, perusahaan tersebut memangkas sekitar 20 persen tenaga kerjanya, diikuti pemangkasan tambahan pada 2023 dan 2024. Tren ini sejalan dengan langkah sejumlah perusahaan teknologi besar lainnya seperti Amazon, Fiverr, Microsoft, dan Pinterest yang juga melakukan PHK dalam rangka mengadopsi AI dan meningkatkan efisiensi bisnis.

Di tengah restrukturisasi ini, Snap tetap melanjutkan inovasinya. Perusahaan tersebut diperkirakan akan meluncurkan versi konsumen dari kacamata augmented reality (AR) “Specs” pada akhir tahun ini, yang baru-baru ini telah dipisahkan menjadi unit bisnis tersendiri.

SHARE:

xAI Kena Gugat atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Pusat Data AI

Apple Maps Bantah Tuduhan Hapus Nama Kota Lebanon Selatan