Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Trial Kriminal Huawei Dimulai di Brooklyn, AS Tuduh Racketeering
SHARE:

Jakarta, Technologue.id — Sidang pidana federal terhadap Huawei Technologies resmi dibuka di Brooklyn, New York. Jaksa federal Amerika Serikat menuduh perusahaan China itu beroperasi sebagai perusahaan kriminal. Dalam pernyataan pembuka, pengacara Departemen Kehakiman AS, Taylor Stout, menyebut Huawei terlibat dalam pola pencurian rahasia dagang selama puluhan tahun.

Stout juga menuduh Huawei melakukan penipuan finansial dan racketeering untuk mendapatkan keunggulan global yang tidak adil. Jaksa mengeklaim Huawei mencuri teknologi milik beberapa perusahaan Amerika. Di antaranya kode sumber router Cisco Systems dan perangkat pengujian ponsel robotik milik T-Mobile.

Pemerintah AS lebih lanjut menuduh Huawei menyembunyikan operasi bisnis di Iran untuk menghindari sanksi. Perusahaan itu diduga memindahkan jutaan dolar secara tidak sah melalui lembaga keuangan Amerika. Huawei juga dituduh membantu otoritas lokal dalam melakukan pengawasan domestik.

Pembelaan Huawei: Ekspansi Hasil Inovasi Sah

Pengacara pembela, Brian Heberlig, menolak tuduhan racketeering tersebut. Ia menggambarkan ekspansi global Huawei sebagai hasil inovasi yang sah dan kompetisi komersial biasa. Menurut pembela, jaksa hanya memilih insiden terisolasi untuk membangun konspirasi yang dibesar-besarkan.

Terkait sengketa kekayaan intelektual dengan Cisco dan T-Mobile, pembela menyebutnya sebagai tindakan karyawan nakal. Manajemen Huawei diklaim telah menangani insiden itu secara internal. Soal klaim sanksi, pembela menegaskan Huawei tidak sengaja melanggar regulasi perbankan.

Pihak pembela mencatat mitra keuangan internasional mengetahui jejak komersial Huawei di Iran. Pernyataan ini menjadi bagian dari argumen bahwa perusahaan tidak bermaksud melanggar aturan. Huawei membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Latar Belakang Hukum dan Konteks Internasional

Proses hukum ini berasal dari dakwaan tahun 2018 yang memicu penahanan CFO Huawei, Meng Wanzhou, di Kanada. Kasus tersebut sempat menjadi sorotan global. Meng menyelesaikan tuduhan pribadinya pada 2022 melalui perjanjian penuntutan yang ditunda.

Meski begitu, pernyataan faktual Meng akan menjadi bukti dalam persidangan ini. Kasus ini juga terkait dengan Bos Huawei Bebas setelah melalui proses hukum panjang. Perkembangan ini menandai babak baru dalam sengketa hukum Huawei dengan otoritas AS.

Menanggapi perkembangan di ruang sidang, Kementerian Luar Negeri China menyatakan sikapnya. China menegaskan dengan tegas menentang penindasan AS terhadap perusahaan China. China juga mendukung perusahaan domestik membela hak-hak sah mereka.

Perangkat keras jaringan Huawei masih dibatasi di seluruh Amerika Serikat. Pemasok domestik harus mendapatkan lisensi Departemen Perdagangan untuk mengekspor teknologi sensitif ke perusahaan itu. Aturan ini memperketat posisi Huawei di pasar AS.

Persidangan federal ini diperkirakan berlangsung sekitar tiga bulan. Proses panjang ini akan menyita perhatian industri teknologi global. Hasilnya bisa memengaruhi posisi Huawei di pasar internasional.

Kasus ini mencerminkan ketegangan teknologi yang lebih luas antara AS dan China. Kedua negara bersaing ketat di sektor telekomunikasi dan semikonduktor. Huawei berada di pusat persaingan tersebut selama beberapa tahun terakhir.

Jaksa berusaha membuktikan bahwa praktik Huawei melampaui persaingan bisnis normal. Mereka mengandalkan bukti dokumen dan kesaksian untuk memperkuat argumen. Pembela berupaya meyakinkan juri bahwa tuduhan itu tidak berdasar.

Perhatian publik terhadap persidangan ini sangat tinggi. Banyak pihak menantikan bagaimana pengadilan menilai tuduhan terhadap Huawei. Kasus ini bisa menjadi preseden penting bagi perusahaan teknologi multinasional.

Sejumlah pengamat menilai persidangan ini akan berlangsung alot. Kedua pihak memiliki argumen kuat yang akan diuji di pengadilan. Juri akan menentukan apakah Huawei bersalah atas tuduhan yang diajukan.

Huawei sendiri terus membantah semua tuduhan dan menegaskan komitmennya pada inovasi. Perusahaan menyatakan akan membela diri sepenuhnya di pengadilan. Sementara itu, kasus ini terus menjadi sorotan media internasional.

Persidangan di Brooklyn ini menjadi salah satu kasus hukum terbesar yang melibatkan perusahaan teknologi China. Dampaknya bisa terasa jauh melampaui ruang sidang. Industri teknologi global menanti hasil akhir dari proses hukum ini.

[ META_DESCRIPTION] Sidang pidana federal Huawei dimulai di Brooklyn, AS. Jaksa tuduh Huawei operasikan perusahaan kriminal dan racketeering. Pembela bantah tuduhan.

SHARE:

WhatsApp Rilis Desain Liquid Glass untuk Pengguna iPhone

Nintendo Switch 2 Dapat Update 23.0.0, VRR Aktif di Mode Dock