Technologue.id, Jakarta - Xiaomi Indonesia mengumumkan pencapaian penting di pasar perangkat tablet tanah air. Berdasarkan laporan lembaga riset pasar global Omdia, Xiaomi berhasil meraih predikat sebagai vendor tablet nomor satu di Indonesia sepanjang 2025.
Pencapaian tersebut didukung oleh pangsa pasar sekitar 36 persen dengan pertumbuhan tahunan (annual growth) mencapai 75 persen. Menurut Xiaomi Indonesia, pertumbuhan ini menandakan bahwa tablet kini tidak lagi sekadar perangkat hiburan, tetapi telah berkembang menjadi perangkat kerja yang penting bagi banyak pengguna.
"Angka tersebut bukan sekadar angka, tapi ini menandakan bahwa produk-produk Xiaomi, khususnya tablet ini sudah sangat diterima oleh masyarakat Indonesia dan mendukung produktivitas mereka," ujar Abee Hakim, Head of PR Xiaomi Indonesia.
Transformasi cara bekerja menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kebutuhan perangkat yang fleksibel.
Pada masa lalu, sebagian besar pekerjaan dilakukan secara work from office (WFO) dengan perangkat desktop atau laptop yang digunakan di meja kerja. Namun pandemi COVID-19 mendorong perubahan besar dengan munculnya tren work from home (WFH) yang membuat masyarakat mulai mengandalkan berbagai perangkat mobile untuk bekerja dari rumah.

Setelah pandemi mereda, pola kerja kembali berubah. Banyak perusahaan kembali menerapkan kerja dari kantor, tetapi fleksibilitas tetap dipertahankan. Kini muncul konsep baru yaitu work from anywhere, di mana seseorang dapat bekerja dari berbagai lokasi tanpa hambatan perangkat.
Bagi profesi seperti jurnalis, kreator konten, maupun pekerja kreatif lainnya, kemampuan bekerja dari mana saja menjadi kebutuhan penting. Mobilitas tinggi menuntut perangkat yang ringan, kuat, dan mampu menjalankan berbagai aplikasi produktivitas secara optimal.
Menjawab kebutuhan tersebut, Xiaomi Indonesia memperkenalkan Xiaomi Pad 8 Series, tablet yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman “powerfully productive” atau produktivitas yang kuat dan fleksibel.
Perangkat ini tidak hanya mengandalkan spesifikasi perangkat keras yang tinggi, tetapi juga didukung ekosistem perangkat lunak dan fitur produktivitas yang terintegrasi.
Salah satu fitur unggulan adalah WPS Office PC Level, yang memungkinkan pengalaman penggunaan aplikasi perkantoran mirip dengan komputer. Dengan fitur ini, pengguna dapat mengerjakan dokumen, spreadsheet, maupun presentasi secara lebih nyaman layaknya bekerja di laptop atau PC.

Xiaomi Pad 8 Series hadir dengan layar berukuran 11,2 inci dengan resolusi 3.2K, yang menawarkan tampilan tajam dan detail tinggi.
Tablet ini juga menggunakan aspect ratio 3:2, rasio yang umum digunakan pada laptop modern sehingga membuat pengalaman membaca dokumen, menulis, maupun melakukan multitasking terasa lebih natural.
"Rasio layarnya mirip dengan laptop. Jadi, seamless banget. Kebiasaan untuk bekerja tidak akan berubah banyak beralih dari laptop ke tablet," tutur Abee.
Selain itu, layar tersebut dilengkapi refresh rate 144Hz yang membuat navigasi, scrolling, dan berbagai aktivitas visual terasa lebih mulus. Kepadatan piksel yang tinggi juga memberikan tampilan warna yang lebih akurat dan jelas.
Tingkat kecerahan layar yang tinggi memungkinkan pengguna tetap nyaman menggunakan tablet bahkan di lingkungan dengan pencahayaan terang.
Untuk menunjang aktivitas kreatif, tablet ini juga dilengkapi Xiaomi Focus Pen Pro. Stylus generasi terbaru ini hadir dengan desain unibody tanpa tombol (buttonless design) sehingga tampil lebih minimalis dan modern.
Pengguna dapat memanfaatkan berbagai gestur seperti pinch dan swipe untuk mengakses fitur tertentu secara cepat. Hal ini memudahkan aktivitas seperti menulis catatan, menggambar, hingga melakukan editing konten secara presisi.
Tablet ini juga menjalankan Xiaomi HyperOS versi terbaru, yang dirancang untuk menghubungkan berbagai perangkat dalam ekosistem Xiaomi.
Melalui sistem ini, tablet dapat terintegrasi dengan smartphone, laptop, hingga perangkat lainnya untuk memudahkan transfer file, berbagi layar, maupun sinkronisasi pekerjaan.

HyperOS juga menghadirkan fitur Xiaomi HyperAI, yang mencakup berbagai kemampuan berbasis kecerdasan buatan seperti AI Writing untuk membantu penulisan, AI Art untuk membuat ilustrasi, AI Calculator untuk perhitungan kompleks, AI Translation untuk menerjemahkan teks, hingga AI Compression untuk pengolahan dokumen.
Fitur-fitur ini dirancang untuk mendukung berbagai profesi kreatif maupun pekerjaan produktif sehari-hari.
Tidak hanya terhubung dengan perangkat Xiaomi, sistem ini juga memungkinkan integrasi dengan perangkat non-Android. Pengguna cukup menginstal aplikasi Xiaomi Interconnectivity untuk memanfaatkan fitur seperti Touch to Share dan Home Screen+, sehingga berbagai perangkat dapat bekerja secara terhubung dalam satu ekosistem kerja.
Xiaomi memperkenalkan dua varian utama dalam seri ini, yaitu Xiaomi Pad 8 dan Xiaomi Pad 8 Pro.
Xiaomi Pad 8 hadir dengan desain elegan, kapasitas baterai besar, serta dukungan speaker berkualitas tinggi yang mendukung pengalaman multimedia dan produktivitas. Tablet ini juga dilengkapi WPS Office level PC yang memudahkan pengguna dalam bekerja.
Sementara itu, Xiaomi Pad 8 Pro menawarkan performa lebih tinggi dengan chipset flagship dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Elite. Prosesor ini memberikan performa tinggi untuk multitasking berat, pengolahan konten kreatif, hingga penggunaan aplikasi profesional.
Ke depan, Xiaomi juga menggandeng berbagai kreator dan profesional industri kreatif untuk menunjukkan bagaimana perangkat tablet ini dapat digunakan secara nyata dalam berbagai bidang pekerjaan, mulai dari jurnalisme hingga produksi film.
Soal harga, Xiaomi Pad 8 dijual sebesar Rp7,499,000 untuk varian memori 8GB+256GB. Sedangkan Xiaomi Pad 8 Pro dibanderol dengan harga Rp 9,499,000 untuk varian memori 8GB+256GB dan Rp 11,499,000 untuk varian memori 12GB+215GB.