Jakarta, Technologue.id — Xiaomi resmi meluncurkan keluarga SUV SkyNomad di China dengan empat varian sekaligus. Mengusung teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV), Xiaomi SkyNomad dibanderol mulai RMB 209.900 atau sekitar US$31.275. Peluncuran ini menandai langkah pertama Xiaomi memasuki pasar SUV dengan teknologi EREV.
Harga tersebut juga membuat SkyNomad berada di bawah sejumlah SUV EREV premium di China. Termasuk Li Auto L9 dan AITO M9 yang memiliki harga awal di atas RMB 250.000. Posisi harga ini memberi SkyNomad daya tarik tersendiri di segmen SUV elektrifikasi.
SkyNomad hadir dalam empat model, yakni N70 Pro, N70 Max, N90 Max, dan N90 Max Studio. Varian tertinggi menawarkan konfigurasi tujuh kursi sekaligus atap elektrik yang dapat digunakan sebagai area camping.
Harga dan Varian Xiaomi SkyNomad
Berikut daftar harga Xiaomi SkyNomad yang dikonfirmasi saat peluncuran di China. SkyNomad N70 Pro dibanderol RMB 209.900 atau sekitar US$31.275. SkyNomad N70 Max dijual RMB 239.900 atau sekitar US$35.745.
Selanjutnya, SkyNomad N90 Max dipasarkan RMB 269.900 atau sekitar US$40.215. Sementara SkyNomad N90 Max Studio dibanderol RMB 299.900 atau sekitar US$44.685.
SkyNomad N70 Pro menjadi varian termurah dengan konfigurasi lima kursi dan penggerak roda belakang. Sementara N70 Max menggunakan sistem penggerak semua roda atau AWD. N90 Max menjadi SUV tujuh penumpang sekaligus model flagship.
Adapun N90 Max Studio membawa konsep yang lebih unik berkat atap elektrik pop-up untuk kebutuhan camping. Kombinasi varian ini menunjukkan strategi Xiaomi menyasar beragam kebutuhan konsumen.
Baca Juga:
Berbeda dari SUV listrik murni Xiaomi seperti SU7 dan YU7, SkyNomad menggunakan teknologi EREV. Sistem ini menggabungkan baterai dengan mesin bensin yang berfungsi sebagai generator listrik. Mesin tersebut tidak secara langsung menggerakkan roda, sehingga mobil tetap mengandalkan sistem penggerak elektrik.
Pada SkyNomad N70 Pro, Xiaomi menggunakan baterai LFP berkapasitas 52 kWh. Varian ini memiliki jarak tempuh hingga 351 km berdasarkan standar CLTC dalam mode listrik. Jarak tempuh gabungannya mencapai 1.351 km.
N70 Max mendapatkan baterai 76 kWh dan sistem AWD dengan dua motor. Kemampuan akselerasi 0-100 km/jam diklaim tercapai dalam 5,5 detik. Jarak tempuh listriknya mencapai 505 km, sedangkan jarak tempuh gabungan mencapai 1.461 km.
Xiaomi juga mengklaim pengisian baterai dari 20 persen hingga 80 persen dapat dilakukan hanya dalam 18 menit. Angka ini menjadi salah satu nilai jual utama lini SkyNomad. Teknologi EREV memang tengah menjadi tren di pasar otomotif China.
N90 Max Punya Jarak Tempuh 1.705 KmSebagai varian flagship, Xiaomi SkyNomad N90 Max memiliki dimensi lebih besar dengan panjang 5.285 mm dan wheelbase 3.080 mm. SUV tujuh kursi ini menawarkan jarak tempuh hingga 464 km dalam mode listrik. Jarak tempuh gabungannya mencapai 1.705 km.
Xiaomi bahkan mengklaim jarak tersebut cukup untuk perjalanan dari Shanghai menuju Beijing yang memiliki jarak lebih dari 1.000 km tanpa perlu berhenti. Klaim ini menegaskan posisi SkyNomad sebagai kendaraan jarak jauh.
Seluruh varian SkyNomad menggunakan platform Kunlun yang memiliki lantai datar dan rel kursi panjang. Platform ini memberikan fleksibilitas konfigurasi kabin bagi pengguna. Dari sisi teknologi bantuan berkendara, seluruh model dibekali chip NVIDIA Thor, LiDAR, dan radar sebagai perangkat standar.
SkyNomad N90 Max Studio Jadi Varian Paling UnikVarian yang paling menarik adalah SkyNomad N90 Max Studio dengan harga RMB 299.900 atau sekitar US$44.685. Mobil ini dilengkapi atap elektrik pop-up yang dapat terangkat hingga 100 mm. Sistem tersebut menciptakan ruang bertingkat yang dapat digunakan sebagai area istirahat.
Ruang kepala untuk pengguna disebut mencapai tinggi 1,8 meter. Baris kedua juga dapat dilipat menjadi tempat tidur sepanjang 1,87 meter hanya dalam waktu 30 detik. Xiaomi turut membekali kabin dengan lantai berpemanas yang memiliki tiga pilihan temperatur serta layar proyektor berukuran 30 inci.
Konsep tersebut membuat N90 Max Studio tidak sekadar ditawarkan sebagai SUV keluarga. Kendaraan ini juga diposisikan sebagai kendaraan untuk camping dan mobile studio. Pendekatan ini menjadi pembeda dibanding rival di kelasnya.
Xiaomi SkyNomad Masih Khusus ChinaMeski menawarkan harga dan spesifikasi yang agresif, Xiaomi memastikan SkyNomad saat ini hanya tersedia untuk pasar China. Electrek menilai kombinasi SUV tujuh kursi, jarak tempuh listrik hingga 464 km, dan jarak tempuh gabungan 1.705 km cukup menarik. Harga sekitar US$40.000 pada N90 Max dinilai kompetitif jika dibawa ke pasar lain.
Namun, untuk saat ini Xiaomi belum membawa SkyNomad ke luar China. Langkah ekspansi berikutnya yang disebutkan dalam laporan tersebut adalah pasar Eropa pada tahun depan.
Pasar SUV elektrifikasi memang semakin ramai, termasuk di Indonesia. Sejumlah merek China lain juga gencar memperluas lini produk mereka, seperti langkah BYD Perluas Denza di Tanah Air.
Selain itu, pendekatan serupa juga terlihat pada GAC Luncurkan Aion yang menonjolkan teknologi AI. Tren ini menunjukkan persaingan SUV cerdas semakin ketat. Xiaomi pun disebut masih menyiapkan strategi ekspansi berikutnya.
Sebagai informasi, Xiaomi sebelumnya dikenal lewat SUV listrik murni seperti SU7 dan YU7. Kehadiran SkyNomad memperluas portofolio Xiaomi ke segmen EREV. Langkah ini sekaligus menjawab permintaan pasar akan kendaraan dengan jarak tempuh jauh.
Dengan harga mulai RMB 209.900, SkyNomad berpotensi menjadi penantang serius di segmen SUV EREV China. Namun, konsumen di luar China masih harus bersabar menunggu kepastian ketersediaannya.