Technologue.id, Jakarta – Sebuah celah keamanan baru pada sistem Android dilaporkan memungkinkan seseorang dengan akses fisik ke perangkat melewati autentikasi PIN locksreen dalam kondisi tertentu. Kerentanan tersebut berkaitan dengan integrasi Gemini, asisten kecerdasan buatan (AI) milik Google, yang dapat diakses langsung dari locksreen.
Temuan ini pertama kali beredar melalui sebuah video yang memperlihatkan bagaimana fitur tertentu pada Gemini dapat dimanfaatkan untuk melewati proses verifikasi PIN. Meski tidak berdampak pada seluruh fungsi perangkat, celah tersebut dinilai cukup serius karena berpotensi memberikan akses ke aplikasi yang seharusnya dilindungi.
Menurut demonstrasi yang beredar, skenario dimulai ketika pemilik ponsel telah menonaktifkan izin Gemini untuk mengakses aplikasi tertentu, misalnya aplikasi Message.
Dalam kondisi normal, apabila seseorang mencoba menggunakan Gemini dari locksreen untuk mengirim pesan, sistem akan meminta pengguna memasukkan PIN sebagai bentuk verifikasi keamanan.
Namun, ditemukan perilaku yang tidak semestinya ketika tombol "Tambahkan Lampiran" ditekan hampir bersamaan dengan tombol "Lanjutkan". Kombinasi tersebut diduga membuat sistem melewati proses autentikasi sehingga PIN tidak lagi diminta.
Setelah berhasil melewati tahap tersebut, demonstrasi memperlihatkan bahwa akses Gemini ke aplikasi lain, termasuk WhatsApp, dapat kembali diaktifkan meskipun sebelumnya telah dinonaktifkan melalui pengaturan.
Temuan ini mengindikasikan adanya kelemahan dalam mekanisme validasi hak akses yang digunakan Gemini saat beroperasi dari locksreen.
Laporan mengenai kerentanan tersebut disebut telah disampaikan kepada Google sejak Mei lalu dan dikabarkan memengaruhi perangkat yang menjalankan Android 16.
Google disebut telah mengetahui keberadaan bug tersebut dan tengah menyiapkan pembaruan untuk menutup celah keamanan yang ada.
Meski banyak demonstrasi dilakukan menggunakan perangkat Pixel, laporan awal menyebutkan bahwa masalah ini tidak terbatas pada lini smartphone Google saja. Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai daftar perangkat maupun versi Android yang dipastikan terdampak.