Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Merger Paramount–Warner Bros. Discovery Ditunda hingga 2027
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Rencana merger antara Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery kembali mengalami penundaan. Kedua perusahaan sepakat menangguhkan proses penggabungan hingga paling lambat 1 Juni 2027, sembari menunggu proses hukum atas gugatan antimonopoli yang diajukan oleh 12 negara bagian di Amerika Serikat.

Keputusan tersebut dilaporkan oleh The New York Times dan menjadi perpanjangan dari penundaan sementara selama dua minggu yang sebelumnya diberikan oleh Hakim Araceli Martínez-Olguín pada 20 Juli. Kesepakatan baru ini masih menunggu persetujuan resmi dari pengadilan.

Dalam perjanjian tersebut, Paramount berkomitmen untuk tidak mengambil langkah apa pun, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang bertujuan mengintegrasikan atau mengonsolidasikan operasional perusahaan dengan Warner Bros. Discovery hingga 1 Juni 2027 atau lima hari setelah pengadilan mengeluarkan putusan mengenai legalitas akuisisi tersebut berdasarkan hukum antimonopoli.

Seiring kesepakatan itu, sidang yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus dibatalkan. Selain itu, 12 negara bagian penggugat bersama dua cabang Writers Guild of America (WGA), yang sebelumnya juga mengajukan gugatan terpisah pada 14 Juli, telah mencabut permintaan mereka untuk memperoleh perintah penangguhan dari pengadilan.

Selanjutnya, seluruh pihak diminta mengajukan jadwal persidangan baru untuk masing-masing perkara paling lambat 31 Juli.

Dalam pernyataannya, WGA menyambut langkah penundaan tersebut, tetapi menegaskan akan tetap memperjuangkan pembatalan merger.

"Paramount dan Warner Bros. Discovery hari ini menyetujui apa yang diminta oleh Jaksa Agung negara bagian dan WGA dari pengadilan: penggabungan akan ditangguhkan menunggu hasil kasus negara bagian dan WGA atau hingga 1 Juni 2027, mana pun yang lebih dulu. Kami tetap berpendapat bahwa penggabungan ini melanggar hukum, dan kami akan terus berjuang untuk memblokirnya," tulis WGA.

Sebelumnya, Paramount memenangkan persaingan dengan Netflix untuk mengakuisisi Warner Bros. Discovery pada Februari lalu. Nilai transaksi tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$111 miliar, atau setara US$31 per saham, menjadikannya salah satu kesepakatan terbesar di industri hiburan.

Hingga saat ini, merger tersebut sebenarnya telah memperoleh sejumlah lampu hijau dari regulator. Departemen Kehakiman Amerika Serikat memberikan persetujuan pada Juni, sementara Komisi Eropa juga telah menyetujui transaksi itu dengan syarat Paramount mengakhiri perjanjian distribusi di Eropa bersama Universal.

Namun, gugatan dari 12 negara bagian serta WGA menjadi hambatan utama yang kini berpotensi memperlambat penyelesaian transaksi secara signifikan.

SHARE:

Lepas L8 Resmi Dijual Rp 589 Juta, Harga PHEV Tetap Stabil

Polytron Luncurkan Speaker Desktop Hi-Fi 100W RMS untuk Kreator