Technologue.id - Samsung secara resmi meluncurkan ponsel flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26 Ultra. Peluncuran dilakukan dalam acara Galaxy Unpacked di San Francisco. Seperti tahun lalu, varian Ultra menjadi model dengan perubahan paling signifikan.
Perubahan besar meliputi prosesor baru, teknologi layar fokus privasi, dan sistem kamera yang ditingkatkan. Ponsel ini juga dibekali dengan segudang fitur perangkat lunak bertenaga AI. Secara desain, Galaxy S26 Ultra tidak terlalu berbeda dari pendahulunya.
Samsung masih mempertahankan layar AMOLED 6,9 inci dengan resolusi QHD+. Layar itu mendukung refresh rate 120Hz dan kompatibel dengan stylus S Pen. Sisi ponsel tetap datar dan terdapat tonjolan kamera yang mencolok.
Namun, ada beberapa perbedaan fisik yang cukup mencolok. Galaxy S26 Ultra sedikit lebih tipis, yakni 0,31 inci dibandingkan 0,32 inci pada S25 Ultra. Bingkai ponsel kini menggunakan aluminium, bukan titanium seperti generasi sebelumnya.
Bagi penggemar S Pen, stylus baru ini memiliki ujung atas yang melengkung. Desain itu membuatnya lebih sesuai dengan lekukan bodi S26 Ultra. Perubahan terbesar adalah kehadiran teknologi "Privacy Display".
Teknologi baru ini memungkinkan ponsel membatasi visibilitas layar. Konten layar hanya terlihat jelas ketika pengguna menatapnya secara langsung. Ini merupakan langkah inovatif untuk meningkatkan keamanan data pengguna.
Di bagian dalam, Galaxy S26 Ultra ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chipset ini merupakan versi modifikasi dari prosesor flagship Qualcomm tahun lalu. Ponsel ini hadir dengan pilihan RAM 12GB atau 16GB.
Untuk penyimpanan internal, tersedia opsi 256GB, 512GB, dan 1TB. Semua varian dilengkapi baterai berkapasitas 5.000 mAh. Baterai itu mendukung pengisian cepat baik secara kabel maupun nirkabel.
Fitur Wireless PowerShare juga tetap dipertahankan. Fitur ini memungkinkan ponsel untuk mengisi daya aksesori seperti wireless earbuds. Untuk detail lebih lanjut tentang spesifikasi lengkap, Anda dapat membaca artikel terkait.
Di sektor kamera, Galaxy S26 Ultra memiliki konfigurasi yang mirip dengan pendahulunya. Terdapat empat kamera belakang dan satu kamera selfie depan. Kamera utamanya beresolusi 200MP dengan aperture f/1.4.
Kamera ultra-wide memiliki resolusi 50MP dengan aperture f/1.9. Ada juga kamera telephoto 3x 10MP dan kamera telephoto periskop 50MP. Kamera selfie di depan memiliki resolusi 12MP. Secara megapiksel, spesifikasi ini identik dengan model tahun lalu.
Peningkatan utama terletak pada aperture kamera wide dan periskop. Aperture yang lebih besar memungkinkan kedua kamera menangkap lebih banyak cahaya. Peningkatan performa foto dan video juga didorong oleh penyempurnaan perangkat lunak.
Sebelumnya, berbagai bocoran kamera canggih untuk Galaxy S26 Ultra telah beredar. Kini, semua spekulasi tersebut telah terjawab dengan peluncuran resminya.
Baca Juga:
Salah satu aspek paling mencolok dari smartphone baru Samsung adalah fitur perangkat lunaknya. Samsung mengadopsi Perplexity sebagai asisten AI tingkat sistem kedua. AI ini dapat dipanggil dengan menekan tombol atau menggunakan perintah suara "Hey Plex".
Kehadiran Perplexity juga meningkatkan kemampuan Bixby. AI ini dapat beroperasi di dalam aplikasi-aplikasi Samsung. Meski demikian, kehadiran Gemini dari Google tidak serta-merta hilang.
AI Google akan mendapatkan kemampuan baru di Galaxy S26 Ultra. Kemampuan itu termasuk memesan rideshare atau mengisi keranjang belanja online. Semua proses dapat dilakukan di latar belakang secara otomatis.
Peluncuran Galaxy S26 Ultra resmi ini menandai era baru AI ganda di smartphone Samsung. Kombinasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih personal dan efisien.
Harga Galaxy S26 Ultra dimulai dari $1.300 atau setara dengan Rp20 jutaan. Ponsel ini sudah dapat dipesan mulai hari ini dalam beberapa pilihan warna. Warna yang tersedia antara lain "Cobalt Violet", "Sky Blue", hitam, dan putih.
Terdapat juga warna eksklusif "Silver Shadow" dan "Pink Gold". Warna eksklusif itu hanya tersedia melalui toko online resmi Samsung. Ketersediaan umum ponsel ini di pasaran dimulai pada 11 Maret mendatang.
Bersama Galaxy S26 Ultra, Samsung juga meluncurkan seri Galaxy S26+ dan S26 biasa. Acara Unpacked juga menjadi panggung untuk memperkenalkan Galaxy Buds 4 dan 4 Pro. Seluruh rangkaian produk baru ini memperkuat ekosistem Galaxy di tahun 2026.