Gates juga menambahkan bahwa ia baru mengetahui status Epstein sebagai pelaku kejahatan seksual terdaftar pada tahun 2018. Pernyataan ini menjadi bagian dari klarifikasi panjang atas hubungan kontroversial tersebut.
Maret lalu, Buffett mengatakan kepada CNBC bahwa ia belum berbicara lagi dengan Bill Gates sejak dokumen Epstein dirilis ke publik. Pernyataan ini menunjukkan jarak yang semakin jauh antara kedua tokoh tersebut.
"Saya tidak ingin berada dalam posisi di mana saya mengetahui sesuatu yang membuat saya nantinya dipanggil sebagai saksi," ujar Buffett seperti dikutip detikINET dari CNBC. Pernyataan tegas ini menunjukkan kehati-hatian sang investor.
Meski berbicara hangat mengenai hubungannya dengan pendiri Microsoft tersebut, Buffett menegaskan sikapnya. "Saya pikir sampai masalah ini terselesaikan, tidak masuk akal bagi saya untuk banyak bicara," pungkasnya.
Pernyataan Buffett merujuk pada pusaran skandal yang melibatkan Epstein dan Gates. Skandal ini terus bergulir dan menjadi perhatian publik global.
Keputusan Buffett ini tentu berdampak besar bagi Gates Foundation. Yayasan tersebut selama ini sangat bergantung pada donasi rutin dari sang investor legendaris.
Sementara itu, Gates terus berupaya memperbaiki citranya di hadapan publik. Ia mengakui kesalahan penilaian dalam pertemanannya dengan Epstein dan berjanji untuk lebih berhati-hati ke depannya.
Publik dan investor global kini menanti keputusan akhir Buffett terkait donasi tahun ini. Keputusan tersebut akan menjadi indikator penting bagi masa depan hubungan kedua tokoh tersebut.
Skandal Epstein-Gates juga menjadi pengingat bagi banyak pihak tentang pentingnya due diligence. Bahkan tokoh sekaliber Bill Gates pun bisa terjerat dalam hubungan yang kontroversial.