Jakarta, Technologue.id – vivo resmi membeberkan rencana pembaruan jangka pendek untuk OriginOS 7, dan sorotan utamanya jatuh pada sektor kamera. Informasi ini beredar melalui unggahan di Weibo yang dipantau sejumlah pengamat industri, mengungkap peta jalan pembaruan yang akan bergulir dalam beberapa bulan ke depan.
Menurut bocoran tersebut, jadwal penyebaran OriginOS 7 berlangsung dari 29 Oktober hingga akhir Desember. Rentang waktu ini cukup panjang, menandakan vivo membagi pembaruan ke dalam beberapa gelombang agar proses distribusi berjalan lebih terkendali.
Rencana ini mencakup sejumlah pembaruan penting, mulai dari gaya warna kamera baru, aplikasi kamera yang didesain ulang, pembaruan kontrol mengambang, hingga alat berbagi palet warna. Sayangnya, tidak semua perangkat akan menerima seluruh fitur pada hari yang sama.
Adopsi fitur dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan lini perangkat masing-masing. vivo tampaknya ingin memastikan stabilitas sistem sebelum memperluas jangkauan pembaruan ke lebih banyak model.
Peta jalan ini berlaku untuk vivo X300 dan X200 series, iQOO 15 series, serta iQOO 13. Keempat lini tersebut menjadi prioritas utama dalam gelombang pembaruan OriginOS 7 kali ini.
Fokus pada kamera bukan tanpa alasan. vivo memang dikenal gencar mengembangkan kemampuan fotografi lewat perangkat lunaknya, dan pembaruan ini menjadi kelanjutan dari strategi tersebut.
Baca Juga:
Sebagai konteks, vivo sebelumnya telah memperkenalkan OriginOS 6 sebagai fondasi antarmuka baru dengan dukungan AI. Kini, OriginOS 6 menjadi pijakan bagi penyempurnaan yang dibawa lewat OriginOS 7.
Pendekatan bertahap ini juga terlihat dari cara vivo mengelola lini produknya. Seri X300 Pro misalnya, diposisikan sebagai perangkat yang menonjolkan sisi fotografi dan videografi kelas profesional.
Dengan pembaruan kamera di OriginOS 7, kemampuan perangkat seperti Vivo X300 Pro berpotensi semakin matang, terutama dari sisi pengolahan warna dan antarmuka aplikasi kamera.
Selain lini vivo, pembaruan ini juga menyasar perangkat iQOO yang menyasar segmen performa. iQOO 15 series dan iQOO 13 masuk dalam daftar penerima, menandakan vivo ingin menjaga konsistensi pengalaman lintas sub-merek.
Langkah ini sejalan dengan strategi iQOO yang belakangan memperkuat posisinya di segmen premium terjangkau lewat iQOO 15R. Pembaruan perangkat lunak menjadi nilai tambah tersendiri bagi pengguna.
Sementara itu, di pasar Indonesia sendiri, iQOO baru saja meluncurkan iQOO Z11 Series yang membawa baterai berkapasitas besar. Meski tidak masuk daftar OriginOS 7 kali ini, langkah tersebut menunjukkan agresivitas vivo di Tanah Air.
Kembali ke OriginOS 7, alat berbagi palet warna menjadi salah satu fitur yang menarik perhatian. Fitur ini memungkinkan pengguna membagikan skema warna, memberi ruang personalisasi yang lebih luas di sisi tampilan.
Pembaruan kontrol mengambang turut disebut dalam rencana ini. Detail teknisnya belum dijelaskan secara rinci, namun fitur ini diperkirakan menyempurnakan pengalaman navigasi antarmuka sehari-hari.
Yang perlu dicatat, jadwal 29 Oktober hingga akhir Desember bukan berarti seluruh perangkat langsung mendapatkan semua fitur. Pengguna disarankan memantau notifikasi pembaruan resmi di perangkat masing-masing.
Dengan peta jalan yang cukup jelas, pengguna vivo X300, X200, iQOO 15, dan iQOO 13 punya gambaran kapan peningkatan kamera dan antarmuka akan tiba. vivo tampaknya ingin memastikan transisi berjalan mulus tanpa mengorbankan stabilitas.